Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 3 Juni 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.828 45 101.434 2.349
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tanah Longsor Tutupi Jalan Umum Malalak, Ini Kata Kapolsek IV Koto

Sabtu, 18 Juni 2022 | 20:25 WIB Last Updated 2022-06-18T13:25:32Z

Suasana jalan umum Malalak, Kabupaten Agam.
 

Agam, Rakyatterkini.com - Telah terjadi musibah bencana alam tanah Longsor di Jorong Koto Andaleh, Nagari Malalak Utara, menuju Jorong Salimpauang, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, sekira pukul 02.00 WIB, Sabtu (18/6/2022). 


Kapolsek IV Koto, AKP Evi Hendri Susanto membenarkan, kalau telah terjadi bencana alam tanah longsor. Dan, lokasinya di Jorong Koto Andaleh, Nagari Malalak Utara, menuju Jorong Salimpauang Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, yang menutupi jalan umum dari Jorong Koto Andaleh, Nagari Malalak Utara menuju Jorong Salimpauang Nagari Malalak Utara, dan Jalan Utama dari Nagari Malalak Utara menuju Nagari Malalak Barat dengan ketinggian tanah longsor diperkirakan setinggi 1,5 meter, panjang 10 meter dan Lebar 7 meter.


Kapolsek Evi menjelaskan, setelah mendapatkan Informasi bencana alam tanah longsor itu, pihaknya langsung memerintahkan Bhabinkamtibmas Nagari Malalak Utara, Aipda Antoni Jepalko, untuk mengecek dan memeriksa kondisi jalan yang tertutup material tanah longsor di Jorong Salimpauang tersebut. 


"Material tanah longsor menutupi badan jalan, sehingga tidak bisa dilalui oleh Ranmor R2 maupun Ranmor R4, hanya bisa dilalui dengan jalan kaki, namun Bhabinkamtibmas Nagari Malalak Utara, sudah melaksanakan koordinasi dengan pihak jorong dan nagari untuk membantu membersihkan bahan material yang menutupi jalan dengan menggunakan peralatan manual," jelasnya. 


Kemudian, pihaknya melaksanakan koordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Agam dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Agam, untuk menurunkan alat berat guna membantu masyarakat membersihkan material tanah.


"Terjadinya tanah Longsor ini karena tingginya curah hujan, sehingga tanah di lokasi tidak bisa menampung debit air yang mengakibatkan tanah longsor. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan juga korban materil juga tidak ada," pungkasnya. (Warman)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update