Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pembangunan Infrastruktur Jalan Terus Diprioritaskan

Kamis, 09 Juni 2022 | 17:46 WIB Last Updated 2022-06-09T14:02:28Z

Salah satu kondisi jalan mulus di Kabupaten Padang Pariaman.
 

Paritmalintang, Rakyatterkini.com - Peningkatan infrastruktur berupa pembangunan dan pemeliharaan jalan, diprioritaskan untuk mempermudah akses perekonomian, sosial budaya dan pendidikan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen nyata Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur guna membangun daerahnya.


Visi dan misi mewujudkan Padang Pariaman Berjaya, Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera, dan Berbudaya, adalah niat tulus dan ikhlas Suhatri Bur. Dia sangat ingin memperbaiki seluruh permasalahan yang ada, sekaligus menjadikan Padang Pariaman lebih maju dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat.


"Bupati sangat konsen membangun ekonomi masyarakat, itu niat tulus seorang Suhatri Bur," tutur Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Budi Mulya, saat dihubungi Rakyatterkini.com di ruang kerjanya di Komplek Kantor Bupati di Kawasan IKK Padang Pariaman, Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Rabu (8/6/2022).


Menurutnya Budi yang didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Deki Saputra, tahun 2021 lalau, ada 20 ruas jalan menjadi akses penting masyarakat yang sudah dilakukan peningkatannya. Ia menambahkan, di tahun 2022 ini juga sudah ada data sesuai perencanaan pengerjaan di bidang terkait.


"30 km lebih sudah dilakukan peningkatan ruas jalan dalam satu tahun kepemimpinan Suhatri Bur - Rahmang, dan tahun ini ada 44 titik ruas jalan akan dibangun, yang menyebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman," terangnya.


Budi yang juga Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman ini menegaskan, secara bertahap permasalahan infrastruktur jalan akan diselesaikan. Namun, dia meminta masyarakat untuk bersabar. Karena menurutnya, tidak mungkin pembangunan infrastruktur ini bisa diselesaikan dengan satu tahun anggaran.


"Tidak mungkin selesai dengan satu tahun anggaran, makanya ada skala prioritas sesuai kemampuan keuangan daerah," tutupnya.


Kemudian Kabid Bina Marga Deki Saputra mengatakan, pada saat ini sudah ada pembangunan dan peningkatan ruas jalan yang sedang berjalan pengerjaannya. Ia juga menambahkan ada yang sedang dalam proses persiapan tender berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan total anggaran Rp25 miliar lebih.


"Ada yang sedang berjalan pengerjaannya dari DAK, sementara DAU masih proses tender, insya Allah bulan agustus teken kontraknya," terangnya singkat. (Suger)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update