Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemko Sawahlunto Dukung Petani Jagung dengan Bantuan Bibit dan Alsintan

Jumat, 20 Mei 2022 | 00:33 WIB Last Updated 2022-05-20T02:03:15Z

Walikota Deri Asta bersama Kadis KP3, panen jagung di halaman rumah warga.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Pemko Sawahlunto mendukung petani jagung  dengan memberikan bantuan bibit, meminjamkan alat mesin pertanian (Alsintan), pupuk bersubsidi dan pendampingan dari penyuluh pertanian. 


Menurut Walikota Sawahlunto, Deri Asta, Pemko hadir guna meringankan modal petani dalam memulai bertanam, mengolah hingga memanen jagung.


"Kita berupaya membantu bagaimana modal yang dibutuhkan bisa menjadi lebih minimal. Sehingga, dengan modal yang lebih sedikit, keuntungan bisa lebih besar. Salah satunya dengan membantu bibit dan meminjamkan Alsintan. Makanya, modal petani sudah berkurang sekian persen," kata Walikota ketika mengikuti panen jagung di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kamis (10/5/2022).


Walikota Deri menyebutkan, potensi pertanian jagung masih terbuka lebar di Sawahlunto. Terlebih, untuk kebutuhan jagung dalam kota saat ini belum mampu terpenuhi oleh produksi jagung petani lokal. Akibatnya, mesti diiisi oleh jagung dari kabupaten tetangga seperti Kabupaten Tanah Datar.


"Komitmen kita untuk melakukan peningkatan mendukung dan membantu  sektor pertanian jagung ini, yang menjadi bagian menumbuhkan ekonomi produktif masyarakat. Lewat dinas terkait kita lebih intensif mengawal pertanian jagung ini," ujar Walikota Deri menegaskan.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Heni Purwaningsih mengemukakan, untuk bibit jagung yang dibantu yakni varietas NK 212. Bagi Desa Batu Tanjung, telah diberikan sebanyak 225 Kg untuk luas 15 hektare di tahun 2021 lalu.


"Untuk Alsintan bagi petani jagung di Desa Batu Tanjung ini, kita pinjamkan kepada kelompok tani. Kemudian, digunakan secara bergantian. Alsintan ini ada yang untuk mengolah tanah sampai mengolah hasil panen jagungnya," tuturnya lagi.


Untuk kelompok tani yang bertanam jagung disampaikan Kepala Desa Batu Tanjung, Marwan adalah Kelompok Tani (Keltan) Usaha Mandiri dan Keltan Saiyo Sakato.


"Saat ini, tingkat produktifitas atau hasil panen itu mencapai 7,8 ton/hektare dengan masa panen yakni empat bulan. Dengan harga jagung pipilan di tingkat petani sekarang pada kisaran Rp5.200,-/Kg," ujar Marwan merinci. 


Di Batu Tanjung, kata Marwan lagi, telah ditanam jagung dengan luas dua hektare, sementara luas yang sedang dipanen sekarang adalah 0,25 hektare.


"Di sini keunikannya adalah kita menggencarkan pada masyarakat bagaimana menanam jagung itu di lingkungan/halaman rumah masing-masing, bukan di ladang atau di kebun yang jauh. Keuntungannya jagung itu lebih diperhatikan dan lebih terawat, karena selalu terlihat dari rumah," tutup Marwan. (Hms/Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update