Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran Meningkat di Solok Selatan

Selasa, 10 Mei 2022 | 08:32 WIB Last Updated 2022-05-10T01:32:58Z

Objek wisata pemandian Hot Water Boom (HWB) Solok Selatan.

Padang Aro, Rakyatterkini.com – Kunjungan wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 1443 H di Solok Selatan meningkat.


Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparbud) Solok Selatan, Hj. Mardiana, Senin (9/5/2022) mengatakan selama enam hari libur lebaran mulai 3 s/d 8 Mei 2022, data Disparbud Solok Selatan mencatat sekitar 32.434 orang mengunjungi beberapa objek wisata di Solok Selatan. 


Destinasi wisata unggulan yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan, yakni objek wisata pemandian Hot Water Boom (HWB), dengan jumlah kunjungan tertinggi, mencapai 17.113 orang atau 52.76% dati total kunjungan.


Sementara itu, tercatat sebanyak 7.169 orang mengunjungi objek wisata Kawasan Saribu Rumah Gadang atau 22.10 %  dan objek wisata Goa Batu Kapal (GBK) dengan kunjungan sebanyak 3.693 orang atau 11.39 % dari total kunjungan.


Selebihnya, sekitar 13.75 % dari total kunjungan atau sekitar 4.459 orang, mengunjungi beberapa objek wisata, seperti objek wisata Puncak Laras, Tubing Ducati dan Wateg Ducati. 


Salah satu penyebabnya meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Solok Selatan adalah kebijakan pemerintah yang melonggarkan kegiatan masyarakat dalam masa transisi pandemi Covid 19. 


Hal tersebut tentunya memberikan dampak positif bagi pelaku usaha wisata yaitu terjadi peningkatan kunjungan.


Dikatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Solok Selatan adalah berkat dukungan dan Kerjasama semua pihak.


Peningkatan kunjungan tersebut tentunya berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Solok Selatan. "Ke depan, kami akan lakukan pembenahan pada objek wisata di Solok Selatan," ujar Kadis Disparbud.


Tahun sebelumnya, objek wisata Goa Batu Kapal (GBK) masih dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), maka untuk pengembangan kawasan objek wisata dan mengantisipasi terjadinya pelanggaran oleh penggiat wisata di GBK, maka dikelola oleh Pemkab Solok Selatan, pungkas Kadis.


Data Dinas Pariwisata pada dua objek wisata yang dikelola Pemkab Solok Selatan pada tahun ini, Hot Water Boom (HWB) dan Goa Batu Kapal (GBK) memperoleh pendapatan lebih kurang sebesar Rp168,9 juta rupiah. (alwis)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update