Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Tegaskan Komitmen Sumbar Sebagai Pemimpin Ekonomi Syariah di Indonesia

Selasa, 31 Mei 2022 | 10:00 WIB Last Updated 2022-05-31T03:00:01Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat mengikuti pleno kedua Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS).

Padang, Rakyatterkini.com - Menyongsong perwujudan visi ekonomi syariah di Sumatera Barat, Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengikuti pleno kedua Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS) yang dipimpin langsung Wakil Presiden, Ma'aruf Amin di Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Senin (30/5/2022).


Mengangkat tema "Bergerak Lebih Cepat untuk Mewujudkan Indonesia sebagai Produsen Halal Terkemuka di Dunia”, pleno KNEKS kedua ini memaparkan inisiatif dan fokus capaian ekonomi syariah yang mengarah kepada percepatan untuk mewujudkan Pusat Produsen Halal Dunia, yang mana diantaranya terkait pembiayaan, sertifikasi, ekspor dan impor, Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS), Pusat Data Ekonomi Syariah serta riset halal.


Wakil Presiden berpesan berpesan agar semua pihak dapat terus bahu-membahu memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. 


“Saya ingin capaian yang dihasilkan hingga saat ini terus dioptimalkan, agar ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bisa berkontribusi signifikan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga dalam tataran global,” ujar Wapres. 


Di samping itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang turut hadir menyampaikan hal strategis yang menjadi bahasan utama pertemuan tersebut, diantaranya kodifikasi dan pengembangan industri produk halal, laboratorium riset halal, implementasi opsi layanan syariah bagi peserta BPJS kesehatan, serta pertumbuhan penggerakan dana wakaf dan kegiatan usaha syariah lainnya.


Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai provinsi pertama yang membentuk Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).


"Harapan kita setelah Sumbar, pembentukan KDEKS akan segera diiikuti oleh beberapa Pemda lain seperti Jawa Barat dan Riau," kata Menteri Keuangan itu.


Sementara itu Mahyeldi menyampaikan, dengan telah dipeloporinya pembentukan KDEKS di Sumatera Barat, diharapkan dapat mendorong semangat daerah lain untuk melakukan percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.


Buya juga merespons positif  pembentukan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS), yang dilakukan melalui kolaborasi antara KNEKS, Kementerian Kesehatan, BPJPH, dan Pemerintah Daerah. Dimana diantara beberapa proyek yang sudah diluncurkan dan menjadi percontohan (pilot project) lokasi Zona KHAS tersebut juga berada di wilayah Sumbar, yaitu Kota Bukittinggi. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update