Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 27 Juni 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.841 21 101.470 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kecilnya PAD Bukan Hambatan Pemko Sawahlunto Menuju Smart City

Rabu, 13 April 2022 | 20:43 WIB Last Updated 2022-04-13T13:43:50Z

Walikota Sawahlunto, Deri Asta bersama Wawako Zohirin Sayuti.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang relatif kecil dibandingkan beberapa daerah lain di Indonesia, bukanlah jadi penghambat Pemko Sawahlunto menuju Smart City.


Kesuksesan Pemko membawa Sawahlunto semakin dekat pada Smart City, mengindikasikan kecerdasan menjadikan kekurangan sebagai pemicu, daya dorong untuk berbuat lebih baik. Dengan kata lain, Pemko  Sawahlunto dapat memaksimalkan anggaran yang ada, sehingga dapat bersaing dengan daerah lain  yang memiliki anggaran yang lebih besar. 


Hal ini disampaikan Ketua Tim Asesor Kelas E Gerakan Menuju Smart City 2023 Indonesia, Hari Febriansyah  PhD, Dosen SBM ITB dalam kegiatan Assesment Gerakan Menuju Smart City 2023 Indonesia bersama Pemko Sawahlunto yang dilaksanakan secara zoom, Selasa, (12/4/2022).


“Suatu hal yang luar biasa bagi Kota Sawahlunto, sebab kita dapat bandingkan jika PAD suatu daerah besar tidak mengherankan Smart City-nya hebat. Hal ini banyak dijumpai, tapi kalau PAD kecil Smart City-nya berkembang pesat tandanya direncanakan dengan cerdas, Kota Sawahlunto contohnya,” ucap Hari Febriansyah.


Ia juga berharap segala upaya yang telah dilakukan Kota Sawahlunto dapat menjadikan kota salah satu Smart city terdepan di Indonesia dengan berbagai inovasi yang dikembangkan Kota Wisata Tambang Berbudaya Sawahlunto yang juga diakui oleh UNESCO sabagai salah satu Situs Warisan Dunia.

 

Pada kesempatan itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta, menyampaikan misi ke-9 pemeritah kota untuk mewujudkan kota berbasis Smartcity dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan daya tarik investor.


Strategi pelaksanaan  dalam mewujudkan kota berbasis Smart City menurut Deri Asta, mencakup 6 pilar. Yaitu  Smart Governance,  Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment yang dilaksanakan secara menyeluruh di Kota Sawahlunto. 


Walikota Sawahlunto mengapreeiasi  Tim Asesor yang sudah memberikan pencerahan dengan harapan Tim Asesor mendukung penuh percepatan Smart City Kota Sawahlunto.


Hadir juga pada zoom tersebut, Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, SE,  Hari S. Nugroho dari Ikatan Asossiasi Sistem Informasi Indonesia,  Henny Puspitasari dari Kementrian Kominfo Bidang Perekonomian, Dr. Sri Yulianto J.P.,S.Si.,M. Kom., Dosen UKSW Sala Tiga, dan Muhammad Fahru dari Kementrian Kominfo. (Hms/Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update