Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

10 Prioritas Bappenas, Gubernur Kunjungi Nagari Tertinggal di Solok Selatan

Sabtu, 02 April 2022 | 11:24 WIB Last Updated 2022-04-02T04:24:16Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi kunjungan kerja ke Solok Selatan.


Solok Selatan, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, bersamai Bupati Solok Selatan, Khairunnas, Ketua DPRD, kunjungi daerah terpencil.


Nagari Lubuak Ulang Aliang Tangah, satu dari tiga nagari yang masih berstatus 3T di Kecamatan Sangir Batanghari, di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Jambi.


Perjalanan ke nagari yang berjarak 71 km dari ibukota kabupaten, dan 237 km dari ibukota provinsi tersebut, menempuh jalan tanah berbatu dengan koltur perbukitan yang terjal dan berliku.


Dalam kunjungannya, gubernur bertemu langsung dengan warga masyarakat yang menyampaikan aspirasi untuk kemajuan nagari mereka yang butuh perhatian dan keseriusan semua pihak terkait. Terutama pembangunan jalan dan jembatan serta sarana telekomunikasi.


Mahyeldi menyampaikan kehadirannya bersama-sama dengan kepala OPD terkait ke Nagari Lubuk Ulang Aliang (LUA) merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membangun sinergitas dan kolaborasi bersama pemerintah kabupaten dan kota, khususnya pembangunan daerah terpencil secara bersama-sama, termasuk dengan Kabupaten Solok Selatan.


Terkait aspirasi masyarakat LUA, Gubernur menyebut telah menyampaikan ke Menteri PUPR, termasuk presentasi ke Kepala Bappenas dan Kemenko Marves tentang arti penting akses jalan yang menghubungkan dua kabupaten serta mempersingkat waktu perjalanan lebih cepat sehingga akan menunjang perekonomian masyarakat.


Ini jadi perhatian dan agenda prioritas kita di provinsi. Tahun ini ada kucuran dana dari provinsi sebesar Rp11 miliar untuk pembangunan jalan di Solok Selatan. Untuk LUA saat ini sudah di aspal 15 km dari Abai, 10 dari Sungai Dareh Dharmasraya. Jadi masih ada 49 km yang belum, butuh dana sekitar Rp350 miliar lebih. Sudah masuk konreg 2023 dan jadi 10 prioritas Bappenas. Dan, selalu kita usulkan tiap tahun, ujar gubernur.


"Masalah LUA insyaallaah bersama-sama kita tangani, termasuk kesehatan, kekurangan tenaga bidan di nagari, hingga pasokan listrik dan juga telekomunikasi. Listrik Sumbar saat ini surplus 20 persen, tinggal jaringannya. Kita akan perkuat dukungan untuk percepatan di tiga jorong," lanjut buya.


Bupati Solsel, Khairunnas, juga menyampaikan apresiasi atas perhatian gubernur pada Solok Selatan, dimana dalam masa 1 tahun bertugas telah mengunjungi hampir seluruh daerah di Solsel, dan terakhir di Nagari LUA.


Di Kecamatan ini ada tiga nagari yang masih tertinggal, semoga dalam jabatan Bupati dan gubernur sekarang bisa berakhir. Diantaranya ada 4 jorong yang belum ada akses, listrik dan jaringan telekomunikasi, yakni di Jorong Tarantam, Sungai Penuh, Gasiang, Batu Lawuang, dan Ombak Kubu.


Bupati Khairunnas juga menyerahkan secara simbolis aset RS. Pratama Solsel untuk selanjutnya dikelola oleh Pemprov Sumbar. Nantinya, penyerahan aset dan pengelolaan RS Pratama Solsel ke Pemprov Sumbar akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, dengan melibatkan semua stakehokdel terkait, baik di Kabupaten Solok Selatan maupun Pemprov Sumbar.


Gubernur secara simbolis juga menyerahkan bantuan 334 Alquran, 145 mukenah, kain sarung, juz amma, iqra, 200 bibit durian, jambu, nangka, dan 500 bibit jengkol. (mmc)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update