Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Terapkan Keamanan Pangan Terpadu, Pemkab Pd.Pariaman Gandeng BBPOM Padang

Rabu, 02 Maret 2022 | 23:06 WIB Last Updated 2022-03-03T02:55:36Z

Bupati Suhatri Bur bersama Kepala BBPOM Padang.


Pariaman, Rakyatterkini.com - Pangan merupakan kebutuhan dasar hidup manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia. Sebagaimana dinyatakan dalam Undang-undang Nomor 18 tahun 2018 tentang Pangan, serta dijamin dalam UUD 1945, sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. 


Karenanya, pemerintah berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang mulai dari tingkat nasional sampai ke daerah. Termasuk di pedesaan hingga perseorangan, secara merata di seluruh wilayah negara, dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan dan budaya lokal.


Berkaitan dengan itu, pada Rabu (2/3) di Gedung Saiyo Sakato Jalan. M. Syafe'i Kota Pariaman, Pemkab Padang Pariaman bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, lakukan Advokasi Keamanan Pangan Terpadu yang meliputi Desa Pangan Aman, Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.


Hadir pada kesempatan itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM., Kepala BBPOM Padang Firdaus Umar, S.Si, Apt, Kadis Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Yutiardi Rifa'i, Kadis  PMD Hendri Satria, Kepala Bapelitbangda Ali Amran, Kadis Dagnakerkop dan UKM Dewi Roslaini, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, yang diwakili Ny. Des Erman selaku Sekretaris TP-PKK, kepala OPD terkait, camat bersama sejumlah walinagari.


Dalam sambutannya, Bupati Suhatri Bur mengatakan, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Kepala Balai Besar POM di Padang beserta jajarannya, yang telah memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai salah satu dari tiga kabupaten di Provinsi Sumbar, yang diintervensi dalam program advokasi keamanan pangan terpadu. 


"Kita berharap dengan dilaksanakannya kemitraan ini, akan terbentuk kader-kader keamanan pangan dan kemandirian masyarakat di nagari, sekolah dan pasar, dalam rangka menerapkan keamanan pangan berbasis komunitas," ujar Suhatri Bur.


Untuk itu, kata bupati, demi kelancaran pelaksanaan program ini, dia juga berharap kepada OPD terkait, camat dan walinagari, serta kepala sekolah dan petugas pasar untuk dapat melaksanakan kegiatan ini dengan serius dan memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum untuk terlibat secara aktif dalam implementasi keamanan pangan di Kabupaten Padang Pariaman.


Senada dengan itu, Kepala BBPOM Padang Firdaus mengatakan. Selaku institusi yang bertugas dan bertanggung jawab dalam pengawasan obat dan makanan, menjelaskan beberapa permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat terkait keamanan pangan.


"Beberapa permasalahan yang berkaitan dengan keamanan makanan, diantaranya adalah masih ditemukan produk makanan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan, baik itu di sekolah maupun di pasar," sebutnya.


Kemudian, banyaknya terjadi kasus keracunan di rumah tangga dan juga di sekolah karena makanan, yang sebagian besar belum dilaporkan dan belum diidentifikasi penyebabnya. Masih rendahnya pengetahuan, keterampilan dan tanggung jawab produsen makanan tentang mutu dan keamanan pangan pada industri kecil atau rumah tangga. 


"Kurangnya kepedulian masyarakat tentang mutu dan keamanan pangan, karena terbatasnya pengetahuan dan rendahnya kemampuan daya beli untuk produk pangan yang bermutu dan tingkat keamanan yang tinggi," jelas Firdaus.(rel)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update