Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pasca Gempa Pasbar, Ribuan 'Ikan Larangan' Lubuk Landur Mati Mendadak

Selasa, 01 Maret 2022 | 11:26 WIB Last Updated 2022-03-01T04:26:52Z

Ribuan ikan larangan di Sungai Lubuk Landur, Pasaman, mati mendadak.

Pasbar, Rakyatterkini.com - Akibat hujan deras sejak Selasa malam (1/3/2022), sekitar 2 ton ikan larangan di Sungai Lubuk Landur Nagari Aua Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat Sumbar mati mendadak. 


"Ikan larangan ini mati diduga akibat luapan sungai Lubuk Landur yang keruh dan berlumpur. Ini ikan legendaris dengan jenis ikan 'gariang' yang dilestarikan dan jadi objek wisata, sekarang ikan itu ribuan ekor mati," kata Bupati Pasaman Barat H Hamsuardi saat meninjau matinya ikan larangan tersebut, Selasa (1/2/3/2022) di Masjid Lubuk Landur.


Belum ada penelitian ilmiah kenapa ikan tersebut mati mendadak, namun diduga karena pekat air yang mengalir dari hulu Sungai yang bersumber dari Gunung Talamau yang terdampak gempa beberapa waktu lalu.


Hamsuardi mengaku sangat prihatin dengan matinya ikan bersejarah di Lubuk Landur tersebut. Dia menduga erat kaitannya dengan pasca gempa yang terjadi Jumat lalu (25/02) di Pasaman Barat, sehingga air sungai keruh karena ada beberapa titik longsor di hulu Gunung Talamau.


Bupati berpesan jangan ada warga sampai berniat untuk memakan ikan tersebut karena kasian atau alasan apapun.


"Jangan sampai di makan, ini ikan bersejarah di Lubuk Landur Pasaman Barat, jika ada yang tersisa masih hidup tolong kembangkan dan lestarikan kembali sebagai ciri khas sungai Lubuk Landur," ajak Hamsuardi. (junir Sikumbang)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update