Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gelar Rembuk Stunting, Pemkab Kebut Program Penanganan

Jumat, 01 April 2022 | 22:13 WIB Last Updated 2022-04-21T10:50:29Z

Wakil Bupati Rahmang, buka Rembuk Stunting digelar Bagian Kesra Setdakab Pd,Pariaman.


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Pemkab Padang Pariaman yang diprakarsai Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) gelar rembuk stunting. 


Kegiatan itu diikuti Anggota DPRD Munafestoni dan Sekretaris Daerah Kabupaten, Rudy Repenaldi Rilis. Sementara, Wakil Bupati Rahmang, membuka agenda tersebut secara resmi, Selasa, (29/3/2022) di Kota Padang.


Rembuk stunting adalah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Yakni, pertemuan finalisasi konvergensi aksi stunting dan rapat koordinasi percepatan penanganan stunting.

  

Acara rembuk dilaksanakan selama satu hari. Ini diikuti juga oleh Asisten I Setdakab, Rudi Rahmad, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP-PKK Kabupaten, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, camat dan walinagari dan pelaku media.


Kabag Kesra Setdakab, Azwarman yang mengkoordinir kegiatan melaporkan, rembuk stunting bertujuan untuk menumbuhkan sinergitas dan kolaborasi pihak terkait, dalam upaya penanganan agar bebas stunting di tahun 2023.


Selain itu, juga untuk menyepakati nagari yang diprioritaskan menjadi lokasi fokus (Lokus) stunting dan dukungan program perangkat daerah sampai ke nagari, guna mendukung percepatan penanganan stunting di daerah ini.


“Diharapkan komitmen bersama, terkait rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi dalam upaya penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas sektor untuk dapat di muat dalam RKPD atau Renja masing-masing perangkat daerah tahun berikutnya,” sebut Azwarman.


Wabup Rahmang, dalam arahannya menyampaikan bahwa tugas menurunkan angka stunting bukan hanya tupoksi jajaran kesehatan atau satu individu semata. Melainkan, diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh OPD, camat, walinagari, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat lainnya.


“Program ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kebersamaan, persatuan, dan gotong royong semua pihak. Ini tugas kita bersama. Semua pimpinan OPD mempunyai tanggungjawab yang sama bagaimana Padang Pariaman terbebas dari stunting,” tegas Rahmang.


Ia juga meminta seluruh perangkat daerah bersama stakeholder terkait, untuk melakukan inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan, agar upaya pemenuhan gizi masyarakat, utamanya bagi mereka yang rentan seperti ibu hamil dan balita, bisa tetap terpenuhi. Apalagi, di tingkat kecamatan agar memfasilitasi  dan mengkoordinir nagari. (suger)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update