Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tenaga Medis RSUD Pasbar Minta Dapur Umum dan Psikolog

Rabu, 02 Maret 2022 | 13:41 WIB Last Updated 2022-03-02T10:31:24Z

Anggota DPRD Pasbar, M. Guntara kunjungi korban gempa di RSUD Jambak.

Pasbar, Rakyatterkini.com - Tenaga medis  minta agar dibuatkan pula dapur umum di RSUD Jambak. Di samping berguna untuk korban gempa yang dirawat, juga bermanfaat untuk tenaga kesehatan yang berjibaku menangani korban gempa di rumah sakit pelat merah itu.


Permintaan itu disampaikan dr. Heri salah seorang tenaga kesehatan di RSUD Jambak, Pasaman Barat, Selasa (1/3/2022) saat anggota DPRD Pasaman Barat Muhammad Guntara, mengunjungi korban gempa di RSUD tersebut.


Guntara yang juga Ketua Partai Nasdem Pasaman Barat ini, turun ke pengungsi gempa yang dirawat di RSUD Jambak. Ia didampingi Sekretaris Yunis Andi, Bendahara Dekbid Rezki Syahrul dan kader, yang nampak membagikan nasi kotak untuk pasien dan mengawasi pelayanan kesehatan yang diberikan pihak rumah sakit.


"Karena kami sibuk mengurus dan menangani pasien sampai lupa makan. Sehingga, banyak juga tenaga medis yang sakit. Sementara dia harus fokus menangani pasien korban gempa," kata Heru dokter bedah tulang ini.


Direktur RSUD Jambak Pasaman Barat, Yandri Saputra menyebutkan bahwa saat korban gempa yang di rawat di RSUD Jambak ada 49 orang dan 14 orang sudahkan dilaksanakan operasi oleh dokter ortopedi (bedah tulang).


"Sebagian korban ada yang di dalam ruangan, dan ada yang di tenda depan RSUD. Karena masih trauma dengan gempa," katanya lagi.


Dia juga meminta agar ada psikolog untuk menangani pasien yang trauma akibat gempa. Sehingga korban gempa cepat pulih.


Yandri memastikan bahwa layanan terhadap semua pasien korban gempa maupun sakit lainnya, berjalan dengan baik lancar. 


Dia juga telah menerima tim kontruksi bangunan dari Universitas Andalas (Unand), yang menyatakan bahwa bangunan RSUD Jambak layak untuk ditempati pasien. Karena sudah memenuhi standar kontruksi teknik sipil.


"Soal kendala kami di sini masih kekurangan tenda untuk pasien gempa yang mengungsi di halaman RSUD," kata Yandri. (Junir sikumbang)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update