Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Solok Hadiri Rakor Kepala Daerah se-Sumbar, Beragam Isu Strategis pun Dibahas

Kamis, 17 Maret 2022 | 15:29 WIB Last Updated 2022-03-17T08:29:55Z

Bupati Solok, Epyardi hadiri Rakor kepala daerah se-Sumbar di Batusangkar.


Kabupaten Solok, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat koordinasi (Rakor) bupati dan walikota se-Sumbar, di Gedung Pertemuan Indo Jelito Batu Sangkar, Rabu 16 Maret 2022. 


Pertemuan ini dihadiri Bupati Solok, Epyardi Asda, beserta beberapa kepala daerah lainnya, seperti Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga Bupati Dharmasraya, Koordinator APKASI Wilayah Sumbar, Bupati Tanah Datar Eka Putra.


Selain itu, hadir Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Bupati Solok Selatan Khairunnas, Bupati Pasaman Benny Utama, Walikota Pariaman Dr. Genius Umar, Walikota Bukittinggi Erman Safar, Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra beserta perangkat daerah lainnya.


Dalam sambutannya Ketua Umum APKASI, Sutan Riska Tuanku Kerajaan,  mengatakan, pertemuan ini dilaksanakan guna membahas tentang penyelenggaraan pemerintah. Di samping itu, juga untuk mempererat hubungan silaturrahmi serta koordinasi antar kepala daerah, terutama sekali guna membahas persoalan-persoalan yang tengah terjadi di provinsi secara umum.


Menurutnya, pertemuan ini akan diupayakan bisa terlaksana dua bulan sekali secara bergiliran. Momentum pertemuan tersebut, juga bisa dijadikan sebagai ajang memperkenalkan dan mempromosikan potensi daerah masing-masing.


Sementara itu,  Bupati Tanah Datar Eka Putra, selaku tuan rumah mengemukakan,  pertemuan antar kepala daerah ini untuk  membicarakan beberapa isu strategis di Sumatera Barat. 


“Kami membicarakan berbagai isu strategis yang sedang berkembang saat ini. Perlu kiranya dilakukan kerjasama antar daerah di bidang-bidang strategis, seperti penanganan bencara alam, kelangkaan minyak goreng, bahkan persoalan kelangkaan BBM solar maupun bio solar.


"Atas nama APKASI dan berdasarkan kesepakatan bersama, APKASI akan bersurat ke BPH Migas dalam rangka menambah kuota BBM solar maupun bio solar. Sehingga, kelangkaan dan antrean kendaraan dalam pengisian BBM bisa diatasi," tuturnya.


Di samping itu, nantinya akan ada penandatanganan perjanjian kerjasama antar kabupaten dan kota se-Sumbar, yang rencananya akan dilaksanakan di Kota Bukittinggi. (DD)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update