Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Rakernas II PHRI, Pengembangan Dermaga Danau Singkarak Dapat Perhatian Khusus

Kamis, 10 Februari 2022 | 08:15 WIB Last Updated 2022-02-10T01:15:54Z

Rakernas ke II PHRI di Padang.


Solok, Rakyatterkini.com - Sumatera Barat jadi tuan rumah  pelaksanaan Rakernas ke II Perhimpunan Hotel dan Restoran Hotel Indonesia (PHRI), Rabu 9 Februari 2022, di Pangeran Beach Hotel, Padang.


Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joenaldy menyampaikan atas nama pemprov Sumbar mengucapkan terimakasih atas telaksananya rakernas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) II tahun 2022 di Sumatera Barat ini.


Wagub menjelaskan Pemprov sumbar terus melakukan pembaruan di sektor pariwisata, sehingga menjadikan Sumatera Barat salah satu tujuan wisata yang terkenal dan berkelas.


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno memaparkan tahun ini sudah dicanangkan menjadi tahun bangkitnya ekonomi dan pulihnya pariwisata. Ini akan membuka peluang lapangan pekerjaan yg seluas-luasnya.


Dikatakan, pemerintah akan mendorong digitalisasi pariwisata dan ekonomi kreatif, agar peluang ekonomi bagi masyarakat terbuka luas, dan sektor pariwisata bisa menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat. Kita juga akan tingkatkan dan berdayakan UMKM, Desa Wisata yang akan dikembangkan dengan konsep desa kreatif.


Bupati Solok, Epyardi Asda berharap ke depannya Sumatera Barat lebih baik lagi dalam menggerakkan sektor pariwisata. Sebelumnya, bupati mendapat penghargaan dari Asita sangat mendukung pengembangan sektor pariwisata di Sumatera Barat, khususnya Kab. Solok.


Terkait dengan langkah pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Solok khususnya di Dermaga Singkarak, Bupati Solok meminta petunjuk serta arahan lebih lanjut kepada kementerian terkait.


Meminta dukungan dan arahan kepada Direktur Aviata karna tempat wisata di Danau Singkarak yang sebelumnya telah dibangun untuk pengembangan sektor pariwisata oleh investor, akan dikembalikan seperti semula sesuai arahan gubernur melalui Kementerian ATR.


Direktur Utama Aviata dalam tanggapannya mengatakan kunci pengembangan sektor pariwisata adalah pengaturan dan pengendalian tata ruang.


"Saya akan pelajari apa yang Bupati Solok sampaikan terkait dengan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Solok. Selaku holding pariwisata di Indonesia pihak Aviata akan siap membantu, sehingga industri pariwisata di Sumatera Barat khususnya Kabupaten Solok akan maju dan berkembang. (Hardean)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update