Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Lewat Vidcon, Pemkab Asahan Rapat Koordinasi dengan Gubernur

Senin, 14 Februari 2022 | 23:13 WIB Last Updated 2022-02-14T16:23:05Z

Pemkab Asahan rapat dengan Gubernur Sumut lewat Vidcon.
 

Asahan, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Asahan, ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Covid-19 secara virtual dengan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. 


Rapat tersebut diikuti Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Asisten Ekonomi Pembangunan, Tim Satgas covid-19 Kabupaten Asahan, serta OPD terkait. Rakor virtual berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (14/2/2022).


Rakor tersebut digelar secara daring yang diikuti seluruh gugus tugas kabupaten dan kota se-Provinsi Sumatera Utara, yang dipimpin langsung Gubernur Edy Rahmayadi, didampingi Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, M.Si., Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, Kepala Lantamal Belawan Kolonel Laut ( P) Johanes Djanarko Wibowo, dan Kajatisu Ida Bagus Nyoman Wiswantanu SH, MH, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.


Rakor kali ini dilaksanakan perihal pembahasan perkembangan dan penanggulangan kasus covid-19 dan evaluasi PPKM di Provinsi Sumatera Utara. Tujuan diadakannya Rakor 3T atau lebih disebut dengan tindakan melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien COVID-19 (treatment) adalah salah satu upaya utama penanganan Covid-19.


Gubernur Edy Rahmayadi berpesan agar seluruh elemen lapisan masyarakat dan pemerintah daerah, memberikan dukungan upaya 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracking), dan perawatan (treatment) serta melakukan isolasi terpusat untuk itu Gubsu mengimbau, agar TNI-Polri mendampingi dan mendukung kegiatan tersebut.


Pada Vidcon tersebut, Edy juga menyampaikan beberapa penekanan antara lain, untuk menekan angka penyebaran varian baru Omicron, maka akan diberlakukan PPKM. Untuk itu, Edy mengimbau agar tetap melaksanakan Prokes disiplin 3M (memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan hindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun dengan rutin), dan melaksanakan vaksinasi.


”Aktifkan kembali satgas Covid-19 hingga ke desa-desa. Untuk itu, seluruh satgas di setiap daerah harus benar-benar melakukan tugasnya, mengawasi dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Apalagi, sekarang meningkatnya varian virus baru yaitu Omicron,” tegasnya.


Dari data yang diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, per 13 Februari 2022, kasus covid-19 yang terkonfirmasi untuk seluruh daerah Sumatera Utara bertambah sekitar 825 kasus. Bahkan, dari hasil pengecekan laboratorium, dari pertambahan kasus tersebut ada ditemukan yang terpapar omicron.


Edy mengatakan bahwa kasus covid beberapa pekan ini sering tidak stabil. Kadang terjadi penurunan, namun akhir-akhir ini kasus covid-19 di Sumatera Utara, juga cenderung hampir naik 2x lipat. Untuk itu, Edy meminta kreativitas setiap unsur pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan kasus covid-19.


“Saya berharap semoga terjadi penurunan kasus covid-19 di Sumut. Untuk itu disiplin prokes, gunakan masker, lakukan vaksinasi terkhusus lansia dan anak-anak, dan untuk pembelajaran tatap muka di sekolah mungkin akan di evaluasi jika tetap terjadi peningkatan kasus,” tegasnya.


Pangdam l/BB Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M., mengatakan dalam menghadapi covid-19 varian Omicron, tidak perlu panik, namun harus tetap berusaha secara maksimal, dengan melakukan langkah-langkah mitigasi guna mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 varian Omicron.


"Makanya, kita harus meningkatkan pencapaian Vaksinasi ke-ll, untuk itu TNI siap mendukung Pemda dalam penanganan Covid-19 di Propinsi Sumatera Utara, terutama Varian Omicron," tegasnya.


Hal ini juga dikatakan Kapolda Sumatera Utara, Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Ia mengimbau kepada masyarakat agar segera lakukan isolasi jika terpapar Covid-19, dalam hal ini harus bergandengan tangan bersama-sama untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.


Setelah mendengar seluruh rangkaian rakor secara virtual tersebu, Dandim 0208/AS Letkol Inf. Franki Susanto, SE., juga menyampaikan bahwa dalam mengahadapi pandemi ini adalah  kerjasama antara seluruh aspek.


Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH, juga menyampaikan agar setiap unsur pemerintah segera melakukan  langkah nyata seperti menggunakan stiker ayo pake masker dan ayo vaksin yang ditempel di seluruh mobil dinas. Jika saat ini Asahan masih berada pada level 1, agar segera mengambil langkah antisipasi, apabila ada 1 orang terkonfirmasi segera melakukan 3 T seperti tracing sebanyak 25 orang secara acak.


“Kita juga perlu mengejar target vaksinasi dosis 2 sebesar 70% dengan melaksanakan vaksinasi door to door, melaksanakan vaksinasi massal termasuk lansia. Di sisi lain, kita juga perlu lebih meningkatkan operasi yustisi, 3x sehari yakni pagi, siang, dan malam untuk meningkakan protokol kesehatan serta melakukan program bagi bagi masker dari oleh Forkopimda,” tegasnya. (Eka)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update