Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kabar Gembira, Pengusaha India Siap Beli Gambir Sumbar dengan Harga Tinggi

Selasa, 15 Februari 2022 | 06:59 WIB Last Updated 2022-02-14T23:59:05Z

Gubernur Mahyeldi bertemu dengan petani gambir dan pengusaha asal India, di istana gubernur.


Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dalam waktu dekat akan menyiapkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) terkait penatausahaan komoditi gambir di Sumatera Barat. 


Salah satu poin penting dengan adanya regulasi tersebut nantinya adalah, adanya standarisasi harga gambir, sehingga bisa memberikan kepastian dan kestabilan harga komoditi unggulan Sumbar itu. 


Itu diungkapkan gubernur saat memberikan arahan dalam rapat pertemuan antara para eksportir gambir asal India dengan asosiasi dan kelompok tani gambir Sumbar, diantaranya berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota di ruang rapat gedung istana, Komplek Gubernuran Sumbar, Senin (14/2/2022) malam. 


Menurut gubernur, kata kunci untuk menjawab persoalan gambir adalah menjaga kualitas. Caranya melalui peran aktif pemerintah melalui Dinas Pertanian untuk secara intensif melakukan pembinaan dan evaluasi berbagai kekurangan. 


"Kuncinya adalah kualitas yang harus diperbaiki. Selama ini dinas kurang perhatian. Perlu pembinaan pada para petani sekaligus evaluasi, mungkin peralatannya, mungkin pengetahuannya. Insyaallah kita akan siapkan ranperda nya nanti untuk menjadi dasar pengaturan gambir, termasuk penetapan harga dasar," kata Mahyeldi. 


Ditambahkan gubernur, petani dan pengusaha saling membutuhkan. Hubungan saling menguntungkan harus menjadi dasar. Karena itu gubernur mengapresiasi pertemuan tersebut. 


Salah seorang perwakilan eksportir gambir asal India, Rajes, menyebut sebagai pengusaha sangat siap membeli gambir produksi masyarakat dengan harga tinggi, asal produknya bagus dan berkualitas. 


"Soal harga harus dikontrol pemerintah daerah, sebab di dunia hanya ada di Sumbar. Kita siap beli harga mahal, tapi kualitas harus dijaga sebab banyak gambir yang dicampur tanah atau pupuk," kata Rajes. 


Hal ini diaminkan Ketua Kadin Sumbar, Ramal Saleh. Sebagai orang yang pernah berbisnis gambir, menurut Ramal, saat ini memang diperlukan pengolahan sedemikian rupa supaya standar kualitas ekspornya bisa terjaga, seperti halnya komoditi karet, sehingga harga jelas dan tidak fluktuatif.(doa/mmc) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update