Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wagub Sumbar Tinjau Green Talao Park Ulakan

Kamis, 13 Januari 2022 | 21:27 WIB Last Updated 2022-01-13T14:27:04Z

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, dialog dengan tokoh masyarakat dan niniak mamak Ulakan.


Pdg.Pariaman, Rakyatterkini.com - Wakil Gubernur, Audy Joinaldy tinjau destinasi Green Talao Park di Desa Wisata, Nagari Ulakan, Padang Pariaman, Kamis 13 Januari 2022. 


Desa Wisata Nagari Ulakan merupakan kawasan wisata yang terdiri dari enam destinasi tersinergi. Salah satunya Green Talao Park. 


Pengembangan kawasan kunjungan wisata ini adalah hasil pilot project inkubasi inovasi desa oleh Kementerian Desa sejak 2016. Melalui komitmen bersama niniak mamak, badan usaha milik nagari (Bumnag) Pesisir Ulakan Madani, kelompok ekonomi nagari dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) berhasil menyulap 15 hektare kawasan milik 10 kaum ulayat menjadi destinasi wisata tersinergi. 


Tak hanya itu, eco Wisata Green Talao Park juga mengembangkan paket wisata edukasi berbasis pengalaman, seperti mencari lokan, menangkap kepiting, memetik buah nipah, mengayuh canoe, menyusur jalur lumba-lumba menuju Pulau Pieh, hingga Ulakan Creative Art Festival. Semua dikelola secara satu pintu oleh Bumnag melalui peraturan nagari. 


Audy Joinaldy mengapresiasi kreativitas hasil kolaborasi antara niniak mamak, Bumnag, dan Pokdarwis dalam membangun potensi Nagari Ulakan berbasis desa wisata. 


"Green Talao Park sudah memiliki paket-paket wisata yang menarik. Semakin menarik lagi karena niniak mamak ikut andil berkolaborasi bersama milennial," tutur Audy.


Audy mengatakan, Green Talao Park memiliki potensi yang jauh lebih besar. Menurutnya dengan wahana dan paket wisata yang dimiliki saat ini Green Talao Park setidaknya mampu meraih omzet Rp1,2 miliar hingga Rp2 miliar. 


"Tahun lalu Green Talao Park menerima 130 ribu kunjungan dengan omzet Rp800 jutaan, mumpung masih Januari kita bisa susun strategi supaya bisa mencapai sekarang-kurangnya Rp1,2 miliar," kata Audy.


Direktur Badan Usaha Milik Nagari Ulakan, Adi mengatakan pihaknya bersama Bumnag memberi ruang pada masyarakat setempat untuk berkomitmen dan berinvestasi. Tujuannya agar seluruh masyarakat Nagari Ulakan dapat memperoleh manfaat dari pengembangan Desa Wisata. 


"Desa Wisata Nagari Ulakan bermula dari optimalisasi dana desa dan pendapatan asli desa yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Kita membuka ruang bagi masyarakat setempat untuk berinvestasi," jelasnya. 


Adi menyampaikan harapannya untuk rencana penanaman mangrove di Green Talao Park yang akan dimulai Februari mendatang. (diskominfotik)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update