Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kabupaten Solok Raih Penghargaan Smart Living dari Kementerian Kominfo

Rabu, 15 Desember 2021 | 07:15 WIB Last Updated 2021-12-15T00:15:26Z

Penerima penghargaan foto bersama.


Solok, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Solok meraih penghargaan smart city kategori smart living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.


Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate pada saat closing ceremony gerakan menuju smart city di BSD City Tangerang, Selasa, 14 Desember 2021.


Kabupaten Solok merupakan satu-satunya kabupaten di Sumatera Barat, yang meraih penghargaan kategori smart living ini. Sementara itu daerah lainnya yang juga menerima penghargaan dengan kategori berbeda diantaranya adalah Kota Padang Panjang, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.


Johnny G. Plate memaparkan, pemerintah daerah harus mampu menyikapi arus digitalisasi yang semakin canggih. Gerakan smart city merupakan salah satu upaya dalam menyikapi persoalan tersebut. 


Gerakan smart city membutuhkan kolaborasi dan kerjasama semua pihak. Selain itu penerapan smart city membutuhkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Ia menjelaskan Kementerian Kominfo akan terus mendorong penerapan dan pengembangan kota cerdas melalui gerakan smart city.


Sementara itu Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Safriwal menjelaskan penghargaan smart living yang diraih merupakan kategori tata kelola kota pintar yang memanfaatkan IT dalam pengelolaan sumber daya secara cerdas, sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan. 


“Kita dan semua pihak yang terlibat, akan berupaya mewujudkan visi dan misi pembangunan smart city di Kabupaten Solok.


Syafriwal mengatakan penghargaan smart living yang telah diraih adalah hasil dari quickwin yang telah dilakukan diantaranya penggunaan aplikasi SAIYO yang sudah berjalan di RSUD Arosuka, gerakan gemar makan ikan, bantuan rumah tidak layak huni, dan sejumlah program lainnya.


Diceritakan, ada enam pilar yang harus dipenuhi untuk mendorong dan mengembangkan smart city di suatu daerah, yaitu pilar smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment.


Bupati Solok Epyardi Asda mengatakan semenjak menjabat sebagai bupati, ia berupaya mendorong terwujudnya gerakan smart city di Kabupaten Solok. 


Sejalan dengan gerakan smart city, visi misi menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat dan ikut mendorong terwujudnya enam pilar smart city di Kabupaten Solok.


"Kami sudah komunikasikan melalui Dinas Kominfo dengan akses internet kepada Kementerian Kominfo termasuk kepada para provider, bagaimanapun konektifitas internet berperan besar dalam mewujudkan dan mengembangkan smart city di Kabupaten Solok,” terang bupati.


Kabupaten Solok termasuk ke dalam 154 kabupaten/kota yang dipilih untuk mengikuti penilaian (assessment) program gerakan menuju smart city tahap II, yang diselenggarakan pada 5-7 maret 2018 yang lalu.


Saat itu Kabupaten Solok lolos dalam 50 besar kabupaten/kota yang akan dijadikan role model dalam mengimplementasikan smart city. (hardean)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update