Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur: Kearifan Lokal Pondasi Kepemimpinan Sejak Dini

Senin, 08 November 2021 | 20:12 WIB Last Updated 2021-11-08T13:12:52Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur.

Padang, Rakyatterkini.com  -  Kearifan lokal di tingkat nagari di Sumatera Barat adalah pondasi pembentukan jiwa kepemimpinan di daerah.


"Salah satu kearifan lokal itu adalah pendidikan di surau (mushalla) milik kaum atau suku. Selain ilmu keagamaan, surau di Sumbar juga berfungsi memberikan pendidikan silat dan adat. Dua hal itu adalah pondasi untuk membangun jiwa kepemimpinan, "kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat memberi sambutan pada acara Batagak Kudo-kudo Surau Lubuak Tajun, Kaum Sikumbang Datuak Putiah, di Jorong Sarang Gagak, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin 8 November 2021.


Menurutnya dengan memiliki pondasi yang kuat, maka pengembangan potensi diri untuk menjadi seorang pemimpin akan lebih mudah saat memasuki pendidikan formal belajar berorganisasi.


Saat ini tidak semua kaum atau suku di Minangkabau yang masih memiliki surau. Perannya mulai terdegradasi, sebagian besar digantikan oleh pendidikan formal di sekolah. Meskipun di masjid tetap ada pendidikan keagamaan, tetapi dibandingkan peran surau pada masa lalu, posisinya tidak sama lagi.


Karena itu ia mengapresiasi suku-suku yang masih mempertahankan surau untuk mendidik generasi mudanya untuk bisa menjadi pemimpin masa mendatang.


Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengatakan Surau Lubuak Tajun selain berfungsi sebagai surau kaum juga dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat terutama saat puluhan ribu peziarah mendatangi Surau Lubuak yang berada tidak jauh dari lokasi.


Tokoh masyarakat sekaligus ulama Padang Pariaman, Bagindo M Letter mengatakan pada awalnya setiap suku di Minangkabau memiliki satu surau dan setiap nagari ada masjid. Karena itu jumlah surau di Minangkabau sangat banyak sampai sekarang. (adpim)

×
Berita Terbaru Update