Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Fraksi DPRD Tanah Datar Sampaikan Pandangan Umum Ranperda APBD 2022

Selasa, 16 November 2021 | 14:39 WIB Last Updated 2021-11-16T07:39:20Z

Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian terima pandangan umum fraksi dari ketua DPRD.

Tanah Datar, Rakyatterkini.com  -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Datar menggelar rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap nota penjelasan bupati terhadap Ranperda APBD Tanah Datar 2022, Senin (15/11).


Paripurna dipimpin ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu, dihadiri 20 anggota, wakil bupati Tanah Datar Richi Aprian, staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah dan kabag di Pemkab Tanah Datar.


Fraksi-fraksi menyampaikan tanggapan, saran dan pertanyaan dalam Ranperda APBD Tahun 2022 dan atas penyampaian Nota Penjelasan Bupati Tanah Datar pada Kamis 12 november 2021 lalu.


Dalam penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD diawali Fraksi PPP dengan Juru Bicara Zulhadi, Fraksi PKS oleh Abu Bakar, Fraksi Perjuangan oleh Golkar AfrimanDt. Majo Indo, Fraksi Gerindra oleh Afrizal, Fraksi Nasdem oleh Adrijinil, Fraksi Demokrat oleh Eri Hendri, Fraksi Hanura oleh Wadrawati dan Fraksi PAN oleh Jasmadi.


Fraksi PPP dengan Juru Bicara Zulhadi, berdasarkan Ranperda yang disampaikan bupati untuk tahun anggaran 2022, setelah mencermati untuk PAD tahun 2022 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Untuk itu agar kembali menggali potensi daerah dengan bersikap tegas tehadap objek pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku.


Apabila suatu OPD yang mencapai target dalam pelaksanan program yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat serta dalam meningkatkan PAD untuk di berikan reward atas kinerja tersebut.


Hal yang sama juga disampaikan fraksi PKS melalui juru bicara Abu Bakar, pemerintah daerah diharapkan bekerja lebih dalam meningkatkan PAD terutama di sektor pariwisata sebagai daya tarik tersendiri, dengan  demikian juga akan meningkatkan PAD selain dari retribusi tiket juga pajak rumah makan dan restoran.


Secara umum pemandangan fraksi-fraksi menyampaikan mengharapkan untuk peningkatan sektor PAD yang akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Luhak Nan Tuo.


Pada sidang sebelumnya, Bupati Eka Putra dalam penyampaian mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengajukan anggaran pendapatan daerah pada Ranperda APBD 2022 sebesar Rp973,105 miliar kepada DPRD setempat. 


"Untuk pencapaian dan peningkatan pendapatan daerah, pemerintah daerah terus berupaya melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah," kata Eka.


Bupati Eka menyebutkan pengajuan pendapatan daerah sebesar Rp973,105 miliar terdiri dari pendapatan asli daerah dianggarkan sebesar Rp106,928 miliar terdiri dari pajak daerah Rp19,707 miliar, retribusi daerah Rp6,787 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp13,53 miliar, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp66,903 miliar," sampainya.


Kebijakan pembangunan daerah tahun 2022 mengedepankan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengamalan nilai-nilai agama, adat, budaya dan pembangunan ekonomi yang dilandasi tata kelola pemerintahan yang baik, sampai Bupati Eka Putra.


Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi mengatakan pembahasan Ranperda APBD 2022 ditargetkan rampung pada akhir November 2021, selanjutnya DPRD akan melakukan rapat paripurna pada Rabu 17 November 2021 dengan agenda tanggapan atau jawaban bupati atas pandangan umum fraksi tersebut. (farid)

×
Berita Terbaru Update