Notification

×

Iklan

Walikota Sampaikan Jawaban Atas Tanggapan Fraksi Terhadap RAPBD 2022

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:51 WIB Last Updated 2021-10-25T13:51:14Z

Walikota Sawahlunto, Deri Asta serahkan dokumen jawaban pemerintah kepada Ketua DPRD, Eka Wahyu. (Riswan Idris/Rakyatterkini.com)


Sawahlunto, Rakyatterkini.com  -  Walikota Sawahlunto, Deri Asta menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD tahun anggaran 2022, di gedung DPRD setempat, Senin 25 Oktober 2021.


Ketua DPRD Sawahlunto, Eka Wahyu  mengatakan rapat paripurna ini merupakan tahapan dari pembentukan Perda APBD Kota Sawahlunto Tahun Anggaran 2022 yang pada rapat sebelumnya telah disampaikan oleh 4 fraksi di DPRD bagaimana pemandangan umum mereka.


"Hari ini, adalah jawaban walikota terkait masukan, saran, maupun kritikan dari fraksi, "kata Eka Wahyu, yang memimpin rapat paripurna tersebut didampingi wakil ketua Elfira Rita Dewi.


Walikota Sawahlunto memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah menyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksinya beberapa hari yang lalu. 


Dikatakan, eksekutif dan legistatif memiliki komitmen yang sama terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kota Sawahlunto. Ini terbukti dengan cukup banyaknya tanggapan dan masukan-masukan yang signifikan dari DPRD yang harus kita sikapi bersama-sama secara arif dan bijak demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Sawahlunto. 


"Mudah-mudahan ke depan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah dengan semangat kemitraan yang sejajar semakin terjalin sinergitas dalam menjalankan amanah rakyat Kota Sawahlunto  yang kita emban bersama," ujarnya.


Terkait saran DPRD terhadap peningkatan PAD, ditegaskan Deri Asta  kalau potensi PAD banyak yang masih bisa dikelola. Tahun depan bisa terlaksana dengan baik bila Perda Perubahan Tarif Pajak Restoran dan BPHTB selesai dievaluasi oleh Pemerintahan Provinsi Sumbar, sehingga saat ini kita masih menggunakan perda yang lama.


Pada 2022 nanti kata walikota, sesuai arahan pemerintah pusat melalui Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 pasal 5, setiap daerah harus mengalokasikan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya  meliputi dukungan program pemulihan ekonomi.


Deri Asta melanjutkan, terkait pendapat fraksi yang menyarankan agar pendidikan karakter dan budaya pada anak-anak untuk lebih menciptakan inovasi baru, Pemerintah Kota Sawahlunto telah menganggarkan kegiatan untuk pencapaian prioritas ke 1 yaitu peningkatan ajaran agama dan budaya.


Untuk pemandangan umum lainnya terkait pertanian, UMKM, dan peningkatan sumber daya manusia, Walikota menerangkan kalau setiap tahun pemko melakukan pembinaan berjenjang sesuai dengan OPD teknisnya masing-masing. (Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update