Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kapolda, Walikota dan Forkopimda Tinjau Vaksinasi Massal

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 13:27 WIB Last Updated 2021-10-09T06:27:41Z
Kapolda Sumbar, Teddy Minahasa Putra, Wako Sawahlunto, Deri Asta, bersama Forkopimda dan peserta vaksin yang mendapatkan doorprize dari Kapolda. (Riswan Idris/Rakyatterkini.com)


Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra didampingi Walikota Sawahlunto, Deri Asta, dan Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksinasi massal dan bakti sosial, di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Sawahlunto, Sabtu 9 Oktober 2021.


"Seluruh pihak agar lebih proaktif menyosialisasikan dan memobilisasi massa untuk ikut vaksinasi Covid-19, " kata Kapolda.


Secara umum saat ini sosialisasi dan dorongan untuk vaksin lebih terasa dilingkungan masyarakat perkotaan, sementara masyarakat pedesaan agak sedikit terabaikan.


"Agar proses vaksinasi bisa merata, ke depan saya akan wajibkan setiap Polsek untuk menggelar vaksinasi dengan melibatkan kelompok-kelompok atau komunitas masyarakat, "tegasnya.


Dengan adanya keharusan tersebut, ia berharap langkah yang dilakukan Polsek dapat juga diikuti oleh pemerintah kecamatan dan Koramil.


Walikota Sawahlunto, Deri Asta mengemukakan, hingga saat ini pihaknya terus memacu pencapaian target vaksinasi dengan mengeluarkan berbagai kebijakan sesuai dengan surat edaran Gubernur Sumbar, diantaranya mewajibkan vaksinasi bagi pelajar SMP dan SMA sederajat, ASN, honorer dan perangkat desa.


Selain itu kata Deri Asta, penerima  manfaat  bantuan sosial seperti PKH dan lainnya juga diwajibkan vaksinasi. "Bagi mereka yang belum divaksin maka bantuan sosialnya dapat ditunda sementara waktu, "katanya.


Vaksinasi massal dan bakti sosial ini digelar oleh Polres Sawahlunto yang diselenggarakan di empat titik penyelenggaraan di kota Sawahlunto, dengan target sasaran 1.300 orang. (Ris1)




×
Berita Terbaru Update