Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Hujan Lebat, Koto Tangah Dilanda Banjir

Kamis, 30 September 2021 | 06:57 WIB Last Updated 2021-09-29T23:57:58Z

Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino beserta anggota membantu warga yang terkena banjir.


Padang, Rakyatterkini.com  -  Hujan lebat yang terjadi sejak Rabu 29 September siang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kota Padang tergenang banjir.


Di Kecamatan Koto Tangah, banjir melanda sejumlah komplek perumahan. Dalam rumah warga, ketinggian air melebihi lutut orang dewasa.


Hingga Kamis 30 September 2021 dinihari, masih ada rumah warga yang tergenang air. Namun, banjir berangsur surut setelah hujan juga mulai reda. 


Namun, Kamis pagi hujan kembali melanda, dan kecemasan warga yang belum hilang, kembali lagi.


AKP Afrino bersama anggota mengangkat kursi warga yang tergenang banjir.

Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino bersama Kepala SKPT Aipda Riza Efendi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batipuh Panjang, Brigadir Daswal dan piket Reskrim Bripka Yoyot Affanda, sekitar pukul 00.20, mendatangi sejumlah komplek perumahan yang dilanda banjir itu.


Dijelaskan Afrino, pihaknya melakukan pengecekan dan kontrol rumah yang terkena banjir di Perumahan Mega Permai I, Kelurahan  Padang Sarai.


Kemudian dilanjutkan pengecekan dan kontrol ke rumah warga yang terkena banjir di Simpang Kalumpang, di Perumahan Jihad 1 Kel. Batipuh Panjang dan di Perumahan Kampung Jambak. 


"Kami juga memantau banjir di Simpang Kalumpang, Perumahan Jihad I, Kelurahan Batipuh Panjang serta Perumahan Kampung Jambak," ujar Afrino. 


Kapolsek memberi imbauan kepada warga yang rumahnya terkena banjir,  agar lebih waspada terhadap ketinggian air dan menyarankan kepada warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, menjaga dan mengamankan barang-barang berharga. 


Membantu mengangkat peralatan rumah tangga masyarakat yang terkena banjir. "Ketinggian air sudah melebihi lutut orang dewasa. Korban jiwa nihil, "ujar Afrino. (gp)

×
Berita Terbaru Update