Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bank Nagari Luncurkan Program 'Marandang' di Sawahlunto

Kamis, 02 September 2021 | 09:08 WIB Last Updated 2021-09-02T02:08:35Z
 Kacab Bank Nagari Sawahlunto, Rusdi ikuti raker Pemko dengan OJK perwakilan Sumbar. (Photo:Taufan/Humas)

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Bank Nagari meluncurkan program pinjaman kredit "Marandang" bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).


Pinjaman ini dinamakan Marandang bertujuan untuk memutus mata rantai rentenir di Ranah Minang. Khusus untuk kota Sawahlunto Bank Nagari akan melaunching program pembiayaan "Marandang" ini, 13 September 2021 mendatang.


Itu disampaikan Kepala Cabang Bank Nagari Kota Sawahlunto, Rusdi saat menghadiri acara  rapat kerja Pemerintah Kota Sawahlunto dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat secara virtual terkait penyusunan program kerja Tim Percepatan Akses keuangan daerah (TPAKD) Kota Sawahlunto, Rabu, 1 September 2021 di Ruang Rapat Balaikota Sawahlunto.


Rusdi mengatakan program pinjaman Marandang ini mempunya plafon maksimal sebesar Rp10 juta dengan bunga 0,5 persen/bulan tanpa agunan. 


"Program pinjaman ini kita sinergikan dengan program pemko Sawahlunto, memutus mata rantai rentenir. Kita akan bekerjasama dengan Dinas Perindag dan dinas-dinas lainnya memberikan sosialisasi program pinjaman Marandang ini," jelasnya.


Untuk penyaluran kredit, Bank Nagari akan berkordinasi dengan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Perindagkop) Kota Sawahlunto. 


"Daftar penerima pinjaman ini akan kita diskusikan dan kordinasikan dengan Dinas  Perindag namun keputusan terakhir tetap ada ditangan kami Bank Nagari. Tujuan kita sekarang dari Bank Nagari adalah bagaimana masyarakat kita atau pelaku UMKM kita bisa memutus mata rantai dari rentenir tersebut," terangnya 


Dikatakannya, saat ini cukup banyak pelaku UMKM yang terjerat dengan pinjaman rentenir sehingga program Marandang ini diharapkan mampu memutus mata rantai rentenir tersebut. Nasabah yang berhasil dengan program Marandang ini, kata Rusdi, akan dimasukan kedalam nasabah yang kapabel untuk program pinjaman selanjutnya. 


"Ini adalah sub dari kredit super mikro Bank Nagari atau KUR. Sekarang  Mottonya adalah Marandang, yang merupakan akronim memutus mata rantai rentenir di Ranah Minang," pungkasnya.


Walikota Sawahlunto Deri Asta sangat mengapresiasi program Marandang ini karena menunjang program pemko dalam memutus mata rantai rentenir.


"Kepada OPD terkait saya tegaskan untuk ikut menyosialisasikan program pinjaman Marandang ini kepada UMKM binaannya, "tegas Deri Asta. (Ris1)




×
Berita Terbaru Update