Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Produksi Songket Pandai Sikek Jadikan Inovasi Baru

Senin, 09 Agustus 2021 | 03:30 WIB Last Updated 2021-08-08T20:30:00Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau pusat tenun di Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Minggu 8 Agustus 2021.


Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Inovasi yang dilakukan masyarakat Nagari Pandai Sikek, Tanah Datar dengan memodifikasi alat tenun manual menjadi Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) berpengaruh signifikan pada produksi kain Songket khas daerah itu.


"Inovasi ini membuat waktu produksi Songket Pandai Sikek terpangkas dari awalnya 40 hari menjadi hanya lima hari. Inovasi seperti ini patut menjadi contoh bagi semua pihak untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau pusat tenun di Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Minggu 8 Agustus 2021.


Gubernur mengatakan berkat inovasi itu semakin banyak ibu-ibu rumah tangga yang berminat untuk membuat kain songket dengan menggunakan peralatan yang baru karena lebih efisien dari segi waktu.


Hal itu secara langsung telah memberikan peningkatan kesejahteraan keluarga karena satu kain songket dihargai cukup mahal. Ditambah lagi pasar untuk kerajinan itu terbuka lebar.


Dia mengatakan akan mengupayakan bantuan untuk sentra tenun di pandai sikek berupa peralatan ATBM dari dinas terkait agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam produksi kain khas tersebut.


"Kita coba upayakan pada APBD Perubahan. Kalau tidak memungkinkan pada APBD 2022," ujarnya.


Sementara itu Wali Nagari Pandai Sikek, Armen mengatakan selain membuat inovasi peralatan tenun generasi muda di daerah itu juga aktif memberikan pelatihan-pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga yang berminat menjadi pengrajin tenun.


Ia mengatakan songket pandai sikek tidak hanya terkenal di Sumatera Barat tetapi sudah go nasional bahkan internasional sehingga pasarnya sangat luas. (adpim)




×
Berita Terbaru Update