Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Ditinjau Menteri PDTT, Embung Ambio Tarantang Destinasi Wisata Air di Padang Pariaman

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:00 WIB Last Updated 2021-08-28T03:00:30Z
Mendes PDTT, A.Halim Iskandar, Gubernur Mahyeldi dan Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur menuju lokasi Embung Ambio Tarantang Panjang.


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Bupati Suhatri Bur, dan Wakil Bupati, Rahmang, menerima kunjungan kerja Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, A. Halim Iskandar, dalam rangka peninjauan progres pengerjaan Embung Ambio Tarantang Panjang pada Jumat 27 Agustus 2021, di Nagari Toboh Gadang Timur.

 

Bupati mengucapkan terimakasih kepada Mendes PDTT atas kunjungannya dalam rangka memantau kesiapan proses pembangunan Embung Ambio Tarantang Panjang yang nantinya juga akan dijadikan sebagai perairan untuk memajukan perekonomian masyarakat.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada gus menteri yang telah bersedia mengunjungi daerah Padang Pariaman, dimana dengan adanya pembangunan embung ini akan menghidupkan perairan yang nantinya juga berfungsi untuk mengairi sawah masyarakat, "ujar bupati.


Dengan adanya embung ini dapat menggeliatkan perekonomian masyarakat. Dan besar harapan lima embung yang direncanakan akan dibangun pada beberapa waktu lalu dapat terealisasikan.


Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengucapkan terimakasih atas perhatian Mendes PDTT dimana ini nantinya akan memberikan hal positif ke depannya.


"Padang Pariaman salah satu lumbung beras di Sumatra Barat, oleh karenya agar produksi padi dan beras terus meningkat kuncinya harus ada  embung untuk pengairannya sehingga masih dibutuhkan tambahan embung yang lainnya. Kami juga tengah mendorong ranah dan rantau untuk menyatu dalam membangun perekenomian masyarakat Sumatra Barat," ungkap buya sapaan akrab Gubernur Sumbar.


Mendes PDTT A. Halim Iskandar, mengatakan keberadaan Kementerian Desa PDTT yakninya bertugas untuk pemulihan ekonomi nasional level desa. Dimana kunci pemulihan harus digerakan di desa fokus pada desa wisata, Badan Usaha Milik Nagari dalam upaya percepatan penurunan kemiskinan di desa.


Penurunan kemiskinan ekstrem dimulai pada 7 provinsi 5 kabupaten 5 kecamatan dan desa termiskin se-Indonesia dan ditargetkan pada tahun 2024 kemiskinan di Indonesia berada pada titik nol. 


Konsep utama pemulihan ekonomi yakninya menggerakan ekonomi desa dengan prinsip penuruan kemiskinan pengurangan pengeluaran. Oleh karenanya diperlukan pendirian BUMNAG dengan syarat  jangan sampai mengganggu usaha yang telah dijadikan mata pencaharian masyarakat, terangnya Mendes PDTT.


Sementara itu Roni Saputra, Wali Nagari Toboh Gadang Timur menjelaskan Embung Ambio Tarantang Panjang memiliki sejarah yang melewati 3 korong yakninya Toboh Sawah Mansi, Toboh Tangah Padang, dan Toboh Baru Toboh Gadang dan sudah bebas lahan untuk pembangunan embung ini.


"Embung ini nantinya akan dijadikan destinasi wisata air dan sebagai spot pemancingan juga berguna untu peraiaran masyarakat yang nantinya juga menghidupkan perekonomian masyarakat. Dengan dana sebesar Rp500.000.000,- tahap pengerjaan sudah mencapai 30 persen yang dimulai dari hilir embung, dan direncanakan agar pembangunan ini tetap berlanjut sehingga embung ini dapat bermanfaat," jelasnya


Bupati Padang Pariaman juga menyerahkan proposal lanjutan pembangunan Embung Ambio Tarantang Panjang kepada Mendes PDTT, yang kemudian dilanjutkan dengan meninjau lokasi rencana Pembangunan Embung Nagari Toboh Ketek, di Kecamatan Enam Lingkung. (Sgr)




×
Berita Terbaru Update