Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Tanah Datar Dialog dengan Presiden secara Virtual

Kamis, 26 Agustus 2021 | 07:54 WIB Last Updated 2021-08-26T00:54:37Z
Bupati Tanah Datar, Eka Putra dialog dengan Presiden Joko Widodo.


Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Bupati Tanah Datar berdialog langsung dengan Presiden RI Joko Widodo, secara virtual dari Istana Negara dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2021


Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021 bersama Presiden diikuti kepala daerah se-Indonesia  secara virtual. Ikut didampingi Gubernur BI Perry Warjiyo , Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato


Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyampaikan kepada Presiden bahwa 63.630 ha luas tanah di Tanah Datar merupakan daerah penghasil komoditas pertanian. 


Bupati jelaskan produksi tomat salah satu dari komoditas pertanian mencapai 17.737 ton/tahun.


Bupati Eka juga minta dukungan kepada Presiden RI penyediaan anggaran untuk pabrik saus tomat atau kebijakan TPIP untuk memfasilitasi TPID kabupaten/kota bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan untuk menampung hasil produksi pertanian.


Selanjutnya bupati sampaikan Tanah Datar juga sudah punya varietas bawang merah Sumbu Marapi. Bawang merah salah penyumbang inflasi di Indonesia. "Kami ingin berkontribusi dalam menekan inflasi, "sampai Eka. 


Tanah Datar membutuhkan dukungan APBN untuk pembangunan infrastruktur terkait distribusi, yaitu pembangunan pasar Batusangkar dan perbaikan akses masuk ke Tanah Datar yang saat ini dalam kondisi rusak.


Menanggapi hal tersebut Presiden Jokowi mengatakan pemanfaatan digital platform menjadi salah satu solusi baik yang bisa menjangkau daerah, nasional maupun yang masuk ke pasar global.


Saat tomat melimpah di Tanah Datar, maupun bawang merah Presiden menerangkan agar Undang platform digital ke daerah yang bisa secara cepat memperluas pemasaran produk-produk di daerah.


Terkait akses masuk yang dalam kondisi rusak di Tanah Datar, Presiden mengatakan akan menyuruh menteri PU untuk dicek. (farid)




×
Berita Terbaru Update