Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

DPRD Padang Pariaman dan Kota Pariaman Peduli Menghadapi Covid-19

Senin, 07 Juni 2021 | 12:30 WIB Last Updated 2021-07-30T01:50:28Z
Pimpinan DPRD Padang Pariaman dan Kota Pariaman.


Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Seluruh anggota DPRD di kota dan kabupaten harus peduli dan aktif menghadapi pandemi Covid-19. Mereka bisa menggunakan seluruh fungsi dan kewenangan  yang dimiliki untuk melindungi rakyat dan daerahnya masing-masing.


Demikian pokok pikiran yang diungkapkan Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah dan Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora kepada wartawan.


Ditemui secara terpisah, dua pimpinan dewan dari Partai Gerindra itu menyatakan, secara kelembagaan, baik DPRD kabupaten maupun kota, sudah setuju dan merelakan penggeseran dan pemotongan anggaran kedewanan tahun 2020 untuk penanganan Covid-19. 


Prinsipnya, baik DPRD Kota Pariaman maupun DPRD Kabupaten Padang Pariaman, mendukung sepenuhnya upaya pemerintah kota dan kabupaten menghadapi pandemi Covid-19. 


Seperti DAK dinas kesehatan dialokasikan pada pembangunan atau pembuatan tempat isolasi, dan anggaranya dialokasikan Rp36 miliar. Sementara, untuk alat pelindung diri (APD) Padang Pariaman juga telah melakukan penggeseran anggara Rp13,6 miliar. 


Jadi ke depan di Padang Pariaman tidak ada lagi istilah petugas yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 tidak memili APD atau kekurangan APD.


Selain pemotongan anggaran kedewanan, Arwinsyah menyebutkan, seluruh anggota DPRD kabupaten yang berjumlah 40 orang, termasuk dirinya, sejak sebulan lebih lalu sudah bergerak dan mengawal masyarakat di dapilnya masing-masing.


"Di Kota Pariaman, dari Rp21 miliar dana hasil penggeseran di sejumlah OPD diarahkan untuk dua poin itu. Karena dewan bukan eksekutor, maka kami memyerahkan sepenuhnya penggunaan anggaran itu kepada pemerintah kota. Dewan mengawasi dan kalau bisa terlibat dalam distribusi bersama-sama jajaran terkait," kata Fitri Nora. 


Selain dana kota dan kabupaten, penanganan Covid-19 juga didukung anggaran provinsi dan pusat. Apalagi dalam penerapan PSBB yang segera diberlakukan di Sumbar, tentu sejumlah bantuan juga akan didistribusikan ke daerah. (suger)




×
Berita Terbaru Update