Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sidak di Dinas ESDM Sumbar, Gubernur Temukan ASN Bolos

Selasa, 08 Juni 2021 | 15:14 WIB Last Updated 2021-06-08T08:14:02Z
Gubernur Mahyeldi temukan ASN bolos saat sidak di kantor ESDM.


Padang, Rakyatterkini.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) masih ditemukan keluyuran di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar.


Temuan itu terbukti saat Gubernur Mahyeldi Ansharullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor itu, Selasa 8 Juni 2021.


 "Sebetulnya saya ingin melihat secara langsung, sekaligus memastikan kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Mahyeldi.


Menurutnya, semua ASN tanpa terkecuali di lingkup Pemprov Sumbar, harus bekerja secara maksimal dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Satu persatu ruangan kantor Dinas ESDM dikunjunginya. Mahyeldi sempat mendapati adanya kursi kosong dalam sidak tersebut. Akan tetapi, ketidakhadiran PNS ESDM tersebut memiliki alasan yang tidak jelas. Dengan alasan itu gubernur menegur pimpinannya.


"Sudah jelas kursinya kosong, kalau pun itu tidak hadir harus ada alasan yang jelas, misalnya cuti melahirkan atau cuti lain, atau alasan lain. Bagaimana kita bisa melayani masyarakat, sementara yang hadir saja masih terlihat santai dalam bekerja," ucapnnya.


Selanjutnya dalam sidak tersebut masih juga terdapat PNS yang masih tidak melengkapi atribut pakaian dinas, seperti kelengkapan papan nama, lambang korpri dan pin tolak gratifikasi. 


Gubernur meminta Sekretaris ESDM Sumbar, Mitro Wardoyo untuk memberikan teguran tertulis dan segera laporkan ke BKD dengan tembusan ke Gubernur Sumbar. 


"Saya minta data absensi secara keseluruhan. Apabila nantinya didapati ada yang sengaja tidak masuk alias membolos maka hukumannya adalah pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD). Segerakan buatkan laporannya," tegasnya.


Menurut gubernur, apabila ditemui pelanggaran PNS bukan hanya hukuman disiplin ringan atau tertulis, tapi TKD satu bulan dihilangkan sekaligus peringatan tertulis. 


"Karena kalau pegawai kena tiga peringatan tertulis ini akan jadi pertimbangan buat promosi. Kemungkinan besar juga tidak akan naik pangkat," terangnya.


Lebih lanjut ia menjelaskan, dari sidak yang pihaknya lakukan, pelayanan yang diberikan ASN di masing-masing instansi sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan pada setiap bidang pelayanan, semua petugasnya dalam kondisi siap. (admpim)




×
Berita Terbaru Update