Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji 2021, Lisda Hendrajoni: 'Ini Keputusan yang Sulit'

Jumat, 04 Juni 2021 | 14:10 WIB Last Updated 2021-06-04T07:10:39Z
Keberangkatan jemaah haji Indonesia dibatalkan.


Painan, Rakyatterkini.com - Pemerintah Indonesia membatalkan keberangkatan jemaah haji asal Indonesia pada pelaksanaan Ibadah Haji tahun 1442 Hijriah/ 2021 Masehi. 


Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, Kamis 3 Juni menuturkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya," kata Yaqut. 


Menanggapi pembatalan tersebut, Anggota DPR RI komisi VIII, Lisda Hendrajoni mengaku pihak Kemenag RI sebelumnya telah berkoordinasi dengan legislatif dan mengambil keputusan yang paling terbaik, meskipun sangat sulit.


“Tentu itu keputusan yang tidak mudah, tetapi harus dilakukan demi kepastian dan keselamatan para jemaah dari penularan virus korona. Sebelumnya kita terus berkoordinasi dengan peluang terkecil pun, dengan pedoman waktu persiapan, namun pada akhirnya inilah yang terbaik, "ungkap Lisda Hendrajoni.


Ketua Kelompok Fraksi Nasdem Komisi VIII tersebur menambahkan, selain pertimbangan keselamatan bagi para calon jemaah haji (CJH), pihak kerajaan Arab Saudi juga belum membuka akses dan kemungkinan bagi para jemaah haji asal Indonesia untuk datang, karena grafik kasus Covid-19 yang terus meningkat di hampir setiap negara terutama di Asia Tenggara.


Menurut Srikandi NasDem tersebut, keputusan pemerintah ini hendaknya dapat diterima oleh segala pihak, karena mungkin ini sudah menjadi keputusan yang paling baik meskipun sangat sulit untuk diterima.


Namun demikian, Lisda berharap pembatalan tahun ini merupakan yang terakhir kali, sehingga tahun depan para jemaah yang keberangkatan mereka sudah dua kali tertunda dapat terlaksana, yang dikarenakan angka penularan Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia.


Untuk itu, perlu kerja keras dan kerja sama semua elemen masyarakat dalam menanggulangi penularan virus korona, sehingga tahun depan kita dapat terbebas dari pandemi Covid-19. (baron)




×
Berita Terbaru Update