Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Pessel Bantu 10 Ton Beras untuk Korban Banjir di Rahul Tapan

Rabu, 12 Mei 2021 | 11:58 WIB Last Updated 2021-05-12T04:58:54Z
Pemkab Pessel kirimkan 10 ton beras untuk korban banjir di Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan.


Painan, Rakyatterkini.com - Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, memerintahkan Kepala Dinas Pangan mengeluarkan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk membantu warga korban banjir Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan.


"Saya sudah perintahkan Dinas Pangan bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial PP& PA) mengirimkan beras untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Rahul Tapan, hari ini," kata Rusma Yul Anwar, Rabu 12 Mei.


Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pesisir Selatan, Alfis Basyir, mengemukakan, pihaknya sudah menyediakan 10.2 ton beras untuk 1024 Kepala Keluarga (KK) korban banjir di Kecamatan Rahul Tapan.


Dikatakan, tahap pertama hari ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial PP & PA sudah mengirimkan enam ton beras, sisa akan dilanjut besok harinya.


"Pengiriman beras tersebut, bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak," katanya.


Ditambahkan, dengan adanya pengiriman beras ini diharapkan dapat meringankan beban korban, setidaknya guna memenuhi kebutuhan selama banjir.


Bencana banjir kembali melanda Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, semenjak Selasa (11/5) sore.


Untuk membantu evakuasi warga BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, mengirimkan Tim reaksi cepat (TRC)  guna membantu evakuasi warga.


Seperti yang dilaporkan Kasi Kedaruratan BPBD Pessel, Hasnul Karim, banjir melanda 4 nagari di Kecamatan Rahul Tapan, Keempat nagari yang  teredam tersebut,  Nagari Binjai Tapan, Kampung Tengah Tapan, Talang Balirik dan Limau Purut.


Jumlah rumah terendam sebanyak 1024 buah, sedangkan rumah rusak berat tiga buah dan rumah hanyut di bawa arus tiga buah serta 11 buah fasilitas umum rusak.


Tiga unit rumah yang hanyut tersebut dua berada di Nagari Talang Balarik dan satu unit lainnya dilaporkan di Nagari Limau Purut. Sedangkan rumah yang rusak berat dua rumah Limau Purut dan satu di Nagaro Talang Balirik.


"Banjir yang terparah terjadi di Talang Balarik dan Limau Purut, "ujar Hasnul Karim. (baron)




×
Berita Terbaru Update