Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 03 Mei 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
37.380 809 34.165 436
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kabinda Papua Tewas Ditembak, Bamsoet Minta Aparat Tumpas Habis KKB

Senin, 26 April 2021 | 11:15 WIB Last Updated 2021-04-26T04:15:12Z
Ketua MPR, Bambang Soesatyo. (dok mpr)


Jakarta, Rakyatterkini.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta aparat TNI, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) menurunkan kekuatan penuh untuk menindak tegas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. 


Sebab menurutnya tidak boleh lagi ada toleransi terhadap KKB untuk melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat serta mengakibatkan korban jiwa.


"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu I Gusti Putu Danny Nugraha akibat ditembak oleh KKB di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Beliau gugur dalam kontak senjata dengan KKB akibat terkena tembakan di bagian kepala, "ujar Bamsoet, Senin 26 April 2021, seperti dilansir detikcom.


"Saya meminta pemerintah dan aparat keamanan tidak ragu dan segera turunkan kekuatan penuh menumpas KKB di Papua yang kembali merenggut nyawa. Tumpas habis dulu. Urusan HAM kita bicarakan kemudian. Kalau perlu turunkan kekuatan 4 Matra terbaik yang kita miliki selain Brimob Polri. Gultor Kopassus, Raiders, Bravo dan Denjaka. Kasih waktu satu bulan untuk menumpas mereka," lanjutnya.


Ketua DPR RI ke-20 yang juga Warga Kehormatan BIN ini menilai tindakan KKB di Kabupaten Puncak Papua dalam beberapa waktu belakangan ini sudah sangat meresahkan. Dia mengatakan pada 8 April 2021 lalu, KKB di Kabupaten Puncak telah menembak mati seorang guru bernama Oktavianus Rayo. KKB juga membakar tiga sekolah di Kabupaten Puncak.


Tidak hanya itu, lanjut Bamsoet, 9 April 2021 seorang guru SMP bernama Yonathan Randen kembali ditembak mati KKB di Kabupaten Puncak. Kejadian tersebut disusul tewasnya seorang pengemudi ojek bernama Udin akibat ditembak di area Pasar Ilaga Kabupaten Puncak oleh KKB pada tanggal 14 April 2021. Lalu pada tanggal 15 April, KKB menembak mati seorang pelajar SMA di Kabupaten Puncak bernama Ali Mom.


"Aparat TNI, Polri serta intelijen harus terus melakukan pengejaran dan menindak tegas terhadap KKB tersebut tanpa ragu dengan kekuatan penuh yang kita miliki. Kita tidak boleh membiarkan kelompok separatis terus melakukan tindakan yang mengakibatkan korban jiwa, "ujar Bamsoet.


Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini juga meminta TNI, Polri serta BIN untuk memperkuat dan meningkatkan pengamanan di wilayah konflik di Papua. Selain itu, perlu adanya kajian terkait langkah efektif dalam menumpas KKB di Papua. (dtc)




×
Berita Terbaru Update