Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

IPB Universitas dengan Inovasi Pertanian Terbaik di Asia Tenggara

Rabu, 14 April 2021 | 10:29 WIB Last Updated 2021-04-14T03:30:36Z
Rektor IPB, Prof. Arif Satria menjelaskan inovasi pertanian pada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.

Bogor, Rakyatterkini.com - Generasi ketiga, Institut Pertanian Bogor (IPB) telah melakukan produk-produk yang berbeda dari generasi sebelumnya.


Dimana generasi pertama gula pertanian berasal dari tebu dan pada generasi ketiga gula sudah dapat diolah dari bentuk lain misal dari limbah sawit dan juga dari kulit singkong jadi gula. 


Itu disampaikan Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria, dalam acara Penandatangan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja Antara Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumbar dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) tentang Sinergi Pelaksanaan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di IPB Bogor, Selasa 13 April 2021. 


Rektor IPB juga menyampaikan saat ini sektor pertanian penting, pertama sebagai sumber pangan nasional, kedua sebagai sumber bahan-bahan kesehatan masih import bahan obat-obatan, maka kedaulatan bidang kesehatan mesti kita wujudkan dengan meningkatkan potensi daya lokal untuk kebutuhan kesehatan masyarakat. 


Arif Satria juga menyampaikan, selamat datang Gubernur Sumatera Barat di Universitas Inovasi dimana pada tahun 2020 ditetapkan sebagai Universitas nomor 1 (satu) se Indonesia. Dan awal tahun 2021 dari penilai dunia dibidang pertanian nomor 1 (satu) di Asia Tenggara, nomor 10 di Asia dan nomor 62 di dunia. 


Arif juga mengatakan sektor pertanian sangat berperan besar di Indonesia sebagai penyelamat disetiap masa-masa krisis, namun kadang-kadang pasca krisis sering dilupakan. 


"Kita menyambut baik visi gubennur mewujudkan Sumatera Barat madani yang unggul dan berkelanjutan. Dimana istilah unggul menjadi trend saat ini. Dan istilah berkelanjutan dapat secara ekonomi, sosial budaya dan berkelanjutan secara ekologis. Dan senang sekali dapat bekerjasama dengan  berbagai kalaborasi dengan pemprov Sumbar dan berbagai pihak," katanya. 


Arif Satria juga katakan, IPB juga memiliki hubungan baik dengan dua universitas terkemuka di Sumbar Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai mitra strategis dan sesama rektor memikili interaksi personal sangat baik.


Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah juga menambahkan, kemitraan kerjasama ini tentu sebagai sebuah upaya nyata dalam produktifitas masyarakat guna meningkatkan hasil pendapatan masyarakat. 


"Kita menyadari waktu yang cukup pendek pemerintahan saat ini hingga tahun 2024 menjadi tantangan dalam mewujudkan keinginan menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumbar. Membangun kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak ini dilakukan sebagai langkah percepatan pembangunan di Sumbar," ujarnya. 


Mahyeldi juga mengatakan dengan segala kelebihan dan prestasi IPB sebagai perguruan tinggi dengan berbagai inovasi yang telah dihasilkan tentu diharapkan akan memberikan dampak baik dalam berbagai hal potensi yang ada di Sumbar. 


Ada 7 poin kerjasama yang akan dilakukan dengan OPD Sumbar terkait dengan IPB  dalam nota kesepakatan ini meliputi : 1. Kuliah Kerja Nyata pengabdian kepada masyarakat. 2. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 3. Peningkatan potensi hasil pertanian, peternakan, perkebunan, kehutanan, kelautan dan perikanan serta UKM/IKM di Sumatera Barat.


4. Penelitian dan pengembangan potensi sumber daya alam dan budaya Sumatera Barat. 5. Revitalisasi lingkungan yang rusak dan pemanfaatan limbah pertanian. 6. Peningkatan pendapatan dan daya saing daerah. 7. Pengembangan destinasi wisata unggulan agro dan Eko. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update