Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat, 14 Mei 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 878 36.370 479
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Paparkan Visi Misi di Hadapan IASMA I Landbouw Bukittinggi

Sabtu, 20 Maret 2021 | 18:22 WIB Last Updated 2021-03-20T11:22:36Z
Gubernur Sumbar, Mahyeldi paparkan visi misi pembangunan pada saresehan IASMA Landbouw Bukittinggi di Hotel Balairung, Jakarta.

Jakarta, Rakyatterkini.com - Misi pertama program pembangunan pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Barat periode 2021-2024, meningkatkan pembangunan sumberdaya manusia yang berakhlak mulia, sehat, berpengetahuan, terampil dan berdaya saing. 


Sektor pendidikan merupakan prioritas yang paling utama dan berkelanjutan. Ini menyikapi perkembangan kemajuan zaman, pembangunan sumberdaya manusia Sumbar mampu berprestasi, berdaya saing  tinggi dalam persaingan global saat ini. 


Untuk memaksimalkan percepatan misi ini, kita program unggulan di sektor pembangunan sumberdaya manusia dengan mensinergikan masukan dan pandangan dari berbagai Universitas dan berbagai kalangan di Sumbar


Itu dikatakan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dalam acara sarasehan Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas (IASMA) 1 Landbouw Bukittinggi di ruang Pagaruyung Hotel Balairung Jakarta, Jumat 19 Maret 2021.


Percepatan RPJM ini adalah salah satu program 100 hari kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Dan juga memprioritaskan penanganan Covid-19, dan pemulihan ekonomi.


Gubernur Mahyeldi juga mengapresiasikan apa yang telah dibangun oleh gubernur sebelumnya Irwan Prayitno dalam pembangunan stadion olah raga di Sikabu Padang Pariaman. 


Upaya pemerintah Sumbar mencari iven dan menjadi agenda olah raga yang mana memaksimalkan sarana olah raga, juga melibatkan beberapa atlet serta peserta didik yang mempunyai prestasi prestasi dibidang keolahragaan. 


Dengan adanya Stadion Olahraga Sikabu Padang Pariaman, kita juga berkeinginan pemerintah pusat, juga memberikan pelaksanaan penyelenggarkan Pekan Olah Raga (PON) di Sumatera Barat. 


Tentunya pelaksanaan PON di Sumbar juga menjadi sesuatu momen besar dalam pembangunan melengkapi sarana dan fasilitasi olahraga daerah upaya melahirkan atlit-atlit berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

 

Mahyeldi juga sampaikan Sumbar memiliki kearifan lokal spasifik dengan berfalsafahkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), merupakan agenda kedua dalam RPJMD, sebagai hal yang mendasar kehidupan bagi masyarakat Sumbar. 


Gubernur juga mengupas tentang potensi pertanian merupakan program unggulan yang mana 57 % masyarakat Sumatera Barat bertani, persolan ke depan adalah bagaimana para petani mendapat kesahjetaraan yang baik dalam menjual hasil taninya.


Produksi gambir Sumbar adalah penghasil produksi gambir terbesar di dunia, namun harga gambir belum cukup untuk meningkatkan kesahjetraan petani.


Diharapkan akan menghadirkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pendamping agar ada jaminan untuk para petani. 


Pemerintah akan mengalokasikan 10% APBD untuk penguatan pertanian yang mana di dalamnya kebutuhan tani seperti bibit, lahan, dan irigasinya, ini sektor pertanian yang harus di perhatikan yang juga tertuang dalam visinya.


Penguatan ekonomi masyarakat, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk modal usaha. Saat ini ada 590 ribu UMKM di Sumatra Barat. Untuk  melakukan penguatan ekonomi masyarakat, salah satunya, UMKM ini mendapatkan modal usaha.


Masalah infrastruktur pembangunan jalan tol juga menjadi perhatian khusus, pemerintah akan mempersiapkan Padang Pariaman-Sicicin tahun 2022 sudah selesai, saat ini hampir selesai untuk pembebasan lahan. 


Mengenai pembangunan Fly Over Padang-Solok ini juga target pemerintah dengan biaya 1,1 triliun. Ini sudah disepakati dengan Kementerian Maritim dan Investasi untuk pembangunan Fly Over yang berada di sitijau lauik. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update