Gadis Kecil itu Merindukan Keramaian -->

Gadis Kecil itu Merindukan Keramaian

Rabu, 18 November 2020, 11:02
Ilustrasi.


RAKYATTERKINI.COM - Pandemi Covid-19 menyebar ke pelosok negeri. Masyarakat dilarang berkumpul di luar rumah. Anak-anak tidak bisa kemana-mana. Tidak bisa sekolah, tidak bisa pergi ke tempat keramaian. Apalagi ke ke lokasi objek wisata. Kenapa? takut pada Covid.


Begitu juga proses belajar mengajar di sekolah-sekolah, baik SD maupun SMA dilakukan di rumah dengan sistem daring (online). Akibatnya, anak-anak terpaku di rumah. Jarang sekali ke luar rumah di saat pandemi melanda bumi ini. 


Bila ada tugas yang akan dinilai oleh guru mata pelajaran (mapel), orangtua yang mengantarkan ke sekolah. Tentu itu dengan menjalani protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun.


Sementara anak menunggu di rumah. Begitulah yang mereka jalani setiap hari. Jenuh, bosan menyelimuti dirinya. Perasaan itu muncul akibat terlalu lama berdiam diri di rumah. Selain itu, merasa terputus dari dunia luar, sehingga menyebabkan kebosanan.


"Sudah bosan saya om, saya merindukan keramaian, "ujar Putri, gadis kecil berumur 10 tahun itu.


Pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak orang menghabiskan waktu di rumah. Bagi yang senang bepergian tentu akan merasa bosan dan jenuh di rumah. Untuk mencoba menghilangkan rasa jenuh, Putri melakukan berbagai kegiatan di rumah, seperti menonton televisi, mengambar dan aktivitas lainnya.


Ini sedikit menghibur dan bermanfaat pada dirinya. Tetapi, seiring berjalannya waktu, pelajar SD 03 Alai, Padang itu terus merasa bosan. 


"Rasanya aku tidak tahu mau mengerjakan apa lagi. Semua hal sudah kulakukan, tapi tetap saja rasa bosan bisa datang kapan saja, "ujarnya ketika diwawancarai rakyatterkini.com.


Terlebih lagi, kakak dan abangnya sering mencandainya, sehingga ia menjadi bosan. "Aku benar-benar jenuh dan bosan. Hari-hariku bersama android, karena tugas dari guru dikirimkan melalui whatsApp. 


Meskipun merasa bosan, ia juga membantu kedua orangnya membersihkan rumah, kamar tidur dan menyiram bunga pada sore harinya. Walaupun melakukan beberapa kegiatan di rumah, tetap saja aku merasa bosan dan jenuh.


Kejenuhan itu terus menyelimutinya. Rindu sama teman-teman sekolah, rindu sama guru. Bagaimana tidak, biasanya pagi-pagi sudah berangkat sekolah, tapi sekarang terkurung di rumah.


Tidak ada olahraga bersama, latihan menari, bercanda sama teman-teman dan berenang bersama. Semuanya tidak ada.


Aku merindukan keramaian. Teringat olehku canda tawa bersama teman-temanku di sekolah. Aku merindukan mereka. Merindukan setiap momennya. Rindu berkumpul bersama. Kapan pandemi ini akan berakhir?. (*)

TerPopuler