Pasbar, Rakyatterkini.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat, terus meningkatkan kegiatan penertiban dan sosialisasi keselamatan berkendara melalui Operasi Patuh Singgalang 2026. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban lalu lintas sekaligus mempersiapkan keamanan perjalanan masyarakat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Operasi tersebut digelar di sejumlah lokasi strategis dalam wilayah hukum Polres Pasaman Barat, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sekitar 50 hari sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, AKP Nanin Aprilia F., menjelaskan bahwa operasi tersebut tidak semata-mata bertujuan memberikan sanksi kepada pelanggar melalui tilang. Pihaknya juga mengutamakan pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Menurut Nanin, peningkatan jumlah kendaraan diperkirakan terjadi saat libur Nataru. Karena itu, pembiasaan tertib berlalu lintas perlu dimulai sejak dini agar masyarakat lebih siap menghadapi peningkatan mobilitas pada periode tersebut.
Saat razia berlangsung, petugas memberhentikan pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran. Selanjutnya, mereka diberikan penjelasan secara humanis mengenai konsekuensi serta risiko keselamatan akibat tindakan tersebut.
Salah satu sasaran edukasi adalah pengendara yang tidak mengenakan helm. Petugas menjelaskan bahwa helm merupakan perlengkapan keselamatan penting untuk melindungi kepala dan meminimalkan risiko cedera serius apabila terjadi kecelakaan.
Selain itu, pengendara yang membawa penumpang melebihi kapasitas juga mendapat teguran dan imbauan. Kondisi tersebut dinilai berbahaya, terlebih apabila penumpang yang dibawa merupakan anak-anak.
Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar atau knalpot brong turut menjadi perhatian petugas. Para pengendara diingatkan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku karena suara bising dari knalpot tersebut dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan lingkungan.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu membawa dokumen kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM), ketika berkendara.
Nanin menyampaikan, pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas menjelang masa libur akhir tahun.
Data Satlantas Polres Pasaman Barat menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut masih banyak dipicu oleh perilaku pengendara yang kurang disiplin. Beberapa di antaranya adalah mengemudi dengan kecepatan tinggi, tidak memakai helm, serta berkendara melawan arah.
Ia menegaskan, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat harus terus dilakukan agar kesadaran keselamatan tumbuh dari diri masing-masing pengendara.
Nanin berharap masyarakat mematuhi aturan bukan sekadar karena adanya pengawasan polisi, melainkan karena memahami bahwa keselamatan diri sendiri dan orang lain merupakan hal utama.
Selain memberikan edukasi secara langsung, personel Satlantas juga membagikan brosur berisi panduan tertib berlalu lintas serta stiker yang memuat pesan keselamatan kepada para pengguna jalan.
Salah seorang pengendara yang mendapat teguran karena tidak mengenakan helm mengaku menerima masukan petugas dan berjanji lebih disiplin saat berkendara.
Ia menyampaikan apresiasi atas pengingat yang diberikan polisi dan berkomitmen untuk selalu menggunakan helm ketika bepergian.
Melalui Operasi Patuh Singgalang 2026, Satlantas Polres Pasaman Barat berharap kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas semakin meningkat. Dengan demikian, perjalanan dan aktivitas masyarakat selama Natal 2026 serta Tahun Baru 2027 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(da*)


