Notification

×

Iklan

Prakiraan Cuaca Sumbar 1 November, Hujan Ringan Mengintai

Minggu, 01 November 2026 | 14:27 WIB Last Updated 2026-11-01T07:27:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Memasuki hari pertama November 2026, cuaca di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (1/11/2026) diperkirakan didominasi kondisi berawan dan cerah berawan. Meski demikian, masyarakat perlu mengantisipasi kemungkinan hujan ringan yang berpeluang terjadi di sejumlah daerah mulai siang hingga malam hari.

Kondisi cuaca pada pagi hari yang relatif bersahabat diperkirakan mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Kegiatan seperti berolahraga, berlibur, berkebun, maupun aktivitas luar ruangan lainnya masih dapat dilakukan dengan nyaman.

Berdasarkan prakiraan cuaca, seluruh wilayah Sumbar diprediksi tidak mengalami hujan pada pagi hari. Cuaca berawan dan cerah berawan akan menyelimuti sejumlah daerah. Wilayah yang berpotensi cerah berawan meliputi Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Pariaman, Padang Panjang, Kota Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, serta Pesisir Selatan.

Memasuki siang hingga sore, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai. Warga yang beraktivitas di daerah tersebut diimbau tetap berhati-hati serta memperhatikan perkembangan kondisi cuaca.

Potensi hujan diperkirakan berlanjut hingga malam hari di sejumlah wilayah tersebut. Bahkan, cakupan hujan berpeluang bertambah ke Payakumbuh, Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan. Adapun daerah lainnya diprediksi mengalami udara kabur yang kemungkinan bertahan hingga dini hari.

Dari sisi suhu, kondisi udara di Sumbar diperkirakan berada pada kisaran 22–30 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di Bukittinggi, yakni 18–25 derajat Celsius. Sementara itu, Kepulauan Mentawai berpotensi menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 27–32 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan udara diperkirakan berkisar antara 67 hingga 100 persen. Sawahlunto menjadi daerah dengan kelembapan paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Sementara itu, kecepatan angin tertinggi diprediksi mencapai 30 kilometer per jam di Kepulauan Mentawai. Angin dengan kecepatan hingga 16 kilometer per jam berpotensi terjadi di Pasaman Barat, sedangkan Pesisir Selatan mencapai 15 kilometer per jam.

Adapun kecepatan angin terendah diperkirakan sekitar 9 kilometer per jam, yang berpeluang terjadi di Kota Payakumbuh, Kota Solok, dan Padang Panjang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update