Notification

×

Iklan

Pemkab Solok Selatan Bantu 260 Pelaku UMKM

Senin, 02 November 2026 | 21:22 WIB Last Updated 2026-11-02T14:27:00Z

Pemkab Solsel Perkuat Ekonomi Lewat UMKM

Padang Aro, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan sarana dan prasarana produksi kepada 260 pelaku UMKM.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Senin (2/11/2026).

Dalam sambutannya, Khairunas menjelaskan bahwa program penguatan UMKM merupakan agenda berkelanjutan yang telah dilaksanakan secara konsisten oleh pemerintah daerah, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Ia menyebutkan, pada 2026 program tersebut telah memasuki tahun pelaksanaan keempat. Sejak pertama kali dijalankan pada 2023, Pemkab Solok Selatan telah memberikan dukungan kepada 1.544 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten.

Berdasarkan data sektoral, jumlah UMKM di Solok Selatan saat ini mencapai 11.505 unit usaha. Angka tersebut terdiri dari 11.310 usaha mikro, 173 usaha kecil, dan 22 usaha menengah.

Berbagai jenis usaha masyarakat berkembang di sejumlah sektor, di antaranya pertanian, peternakan, perikanan, jasa, industri pengolahan, kerajinan, hingga perdagangan.

Menurut Khairunas, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, sektor ini juga berpotensi menciptakan kesempatan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mengurangi pengangguran.

Ia pun mengingatkan para penerima bantuan agar menjaga dan menggunakan peralatan yang diberikan secara maksimal. Dengan begitu, bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas, mengembangkan kapasitas usaha, serta memperluas pemasaran produk.

Khairunas berharap para pelaku UMKM tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga terus mengembangkan bisnis hingga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Ia juga mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi, mengikuti perkembangan zaman, serta memanfaatkan teknologi digital dalam proses produksi maupun pemasaran.

Pemkab Solok Selatan turut berupaya memperluas jangkauan program bantuan tersebut. Bahkan, pengadaan bantuan tambahan bagi 100 pelaku UMKM untuk tahap berikutnya saat ini sedang diproses.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah dan bazar murah melalui kerja sama dengan Perum Bulog. 

Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Turut disediakan pula layanan penanganan stunting oleh Dinas Pertanian.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Khairunas juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan program bantuan berjalan sesuai tujuan dan memberikan hasil nyata.

Ia menegaskan, dukungan kepada UMKM tidak boleh berhenti pada kegiatan penyerahan bantuan. Pemerintah daerah harus melakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin, menyediakan pendampingan serta pelatihan, hingga membantu pelaku usaha mengurus sertifikasi yang diperlukan.

Dengan langkah tersebut, bantuan yang diberikan diharapkan mampu mendorong perkembangan UMKM secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi Kabupaten Solok Selatan. (Alwis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update