Notification

×

Iklan

5.000 Peserta Meriahkan Minang Geopark Run 2026

Minggu, 01 November 2026 | 13:22 WIB Last Updated 2026-11-01T06:22:50Z

Mahyeldi Ajak Peserta Jelajahi Wisata Ranah Minang

Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Gelaran Minang Geopark Run ke-7 Tahun 2026 yang diikuti sekitar 5.000 peserta menjadi kesempatan bagi Sumatera Barat (Sumbar) untuk memperkenalkan potensi pariwisata, kekayaan budaya, serta kuliner khas Minangkabau kepada masyarakat luas. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengimbau para peserta yang berasal dari berbagai daerah agar memanfaatkan kehadiran mereka di Ranah Minang untuk mengunjungi sejumlah objek wisata dan menikmati beragam kuliner khas daerah.

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi ketika menghadiri Minang Geopark Run ke-7 yang dipusatkan di pelataran Jam Gadang, tepatnya di depan Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar serta sejumlah provinsi lain, seperti Riau, Sumatera Utara, dan Jambi. Hadir pula Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya.

Mahyeldi menilai, kegiatan olahraga berskala besar yang melibatkan peserta dari berbagai wilayah dapat memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya menjadi wadah untuk berolahraga, tetapi juga menjadi media efektif dalam memperkenalkan keunggulan daerah, mulai dari panorama alam, tradisi budaya hingga kekayaan kulinernya.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kesempatan tersebut sebagai pengalaman mengenal Sumbar lebih dekat.

"Selama berada di Sumatera Barat, kami mengajak seluruh peserta menikmati panorama alam, mencicipi makanan khas Minangkabau, mempelajari kebudayaan lokal, serta mendatangi berbagai objek wisata yang tersedia. Banyak potensi menarik di Sumbar yang layak untuk dikunjungi," ujar Mahyeldi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberadaan geopark di sejumlah wilayah Indonesia merupakan gambaran besarnya kekayaan geologi, alam, dan budaya yang dimiliki bangsa ini. Sumbar termasuk daerah dengan potensi tersebut sehingga perlu terus dipromosikan melalui berbagai kegiatan menarik yang mampu mendatangkan wisatawan.

Mahyeldi juga berharap penyelenggaraan Minang Geopark Run dapat terus berlanjut dengan menghadirkan konsep dan pengalaman berbeda setiap tahunnya. Inovasi tersebut dinilai penting agar kegiatan semakin diminati sekaligus membuka kesempatan untuk memperkenalkan lebih banyak destinasi wisata di Sumbar.

Ia berharap pelaksanaan Minang Geopark Run edisi kedelapan pada 2027 mendatang dapat berlangsung lebih semarak dengan menghadirkan berbagai atraksi, lokasi, dan kawasan wisata baru.

"Harapan kita, Minang Geopark Run ke-8 tahun 2027 bisa digelar lebih meriah, dengan berbagai inovasi dan pengalaman baru, termasuk memperkenalkan destinasi serta kawasan wisata yang belum banyak diketahui peserta," ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena mendukung strategi promosi pariwisata melalui sektor olahraga. Kehadiran ribuan peserta dari luar daerah juga berpeluang memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor usaha, seperti kuliner, penginapan, transportasi, hingga industri kreatif lokal.

Melalui kegiatan Minang Geopark Run, Sumatera Barat ingin menunjukkan bahwa Ranah Minang bukan hanya menawarkan pengalaman olahraga, tetapi juga memiliki pesona alam, kekayaan tradisi, dan beragam daya tarik wisata yang patut dijelajahi masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia. (adpsb/rmz/bud)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update