Notification

×

Iklan

Wabup Pessel Tinjau Usulan Perbaikan Jalan dan Jembatan

Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:29 WIB Last Updated 2026-10-25T06:29:00Z

Ilustrasi

Painan, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, mulai menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan terkait pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan.

Sebagai langkah awal, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim turun langsung ke sejumlah titik yang diusulkan masyarakat pada Jumat (23/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kondisi infrastruktur sekaligus mengetahui kebutuhan warga sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah pada 2027.

Dalam kegiatan itu, terdapat tiga lokasi yang menjadi sasaran peninjauan, yakni ruas Jalan Pasar Barung Barung Belantai–Kampung Tanjung, Jalan Simpang SMA 1 Tarusan–Bukik Sabau Nan Aluih, serta Jembatan Gantung Sungai Tanuak yang berada di Nagari Barung Barung Belantai Selatan.

Risnaldi melakukan peninjauan bersama Anggota DPRD Pessel Andra Respati, Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pessel Fahresi Eka Siska, para wali nagari, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Risnaldi menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi infrastruktur, terutama jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan parah serta memerlukan penanganan lebih lanjut.

Menurutnya, hasil pemeriksaan di lapangan akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan usulan yang perlu didahulukan dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang.

“Ruas jalan maupun jembatan yang mengalami kerusakan berat akan menjadi prioritas untuk diusulkan dalam program pembangunan 2027,” ujar Risnaldi dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (25/10/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan setiap usulan pembangunan sesuai dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, program yang dirancang dapat menjawab kebutuhan warga secara tepat.

Risnaldi juga menyoroti pentingnya keberadaan jalan dan jembatan dalam menunjang kegiatan sehari-hari masyarakat. Infrastruktur yang memadai dinilai mampu memperlancar perjalanan antarkampung, mempermudah akses warga, serta mendukung pertumbuhan perekonomian setempat.

Meski demikian, penentuan prioritas pembangunan akan mempertimbangkan tingkat kerusakan, urgensi penanganan, manfaat bagi masyarakat, serta ketersediaan anggaran daerah.

Ia berharap, hasil peninjauan tersebut dapat menjadi masukan dalam penyusunan rencana pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan pada 2027 sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan paling mendesak.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pessel, Fahresi Eka Siska, menyebut pemeriksaan langsung diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan fisik dan menentukan bentuk penanganan yang sesuai di setiap lokasi.

Ia mengatakan, kondisi kerusakan menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam penyusunan skala prioritas. Selanjutnya, setiap usulan akan ditelaah dari sisi teknis sebelum diajukan dalam rencana pembangunan tahun 2027.

Fahresi menambahkan, hasil evaluasi lapangan akan digunakan sebagai bahan penyusunan perencanaan teknis agar penanganan jalan dan jembatan sesuai dengan kondisi aktual serta kebutuhan masyarakat setempat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update