Notification

×

Iklan

TNI Terlibat Kontak Tembak dengan OPM di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 02:28 WIB Last Updated 2026-10-09T19:28:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata yang diidentifikasi sebagai anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya di sekitar Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat.

Berdasarkan keterangan resmi Koops TNI Habema yang diterima di Jakarta, personel TNI yang terlibat dalam insiden tersebut merupakan anggota Satgas Yonif 9 Marinir.

Kontak tembak berlangsung ketika pasukan menjalankan Operasi Badai Kasuari 3.10 yang bertujuan menjaga keamanan wilayah sekaligus menangani gangguan dari kelompok bersenjata.

Koops TNI Habema menjelaskan, insiden bermula saat personel TNI mendapat serangan ketika melaksanakan operasi. Baku tembak kemudian terjadi sekitar pukul 09.01 WIT.

Akibat kejadian tersebut, tiga anggota kelompok bersenjata dilaporkan terkena tembakan. Satu orang ditemukan meninggal dunia di lokasi, sementara dua lainnya diduga terseret arus sungai dan hingga kini masih dalam pencarian.

Hasil identifikasi awal menyebutkan, jenazah yang ditemukan diduga merupakan Manfred Fatem, yang disebut menjabat sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya. Adapun dua orang yang dilaporkan hanyut di sungai diduga bernama Anton Fatem dan Yesias Fatem.

Di lokasi kejadian, personel Satgas Yonif 9 Marinir juga menemukan satu pucuk senjata api jenis AK-101.

Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyatakan bahwa langkah penindakan terhadap kelompok bersenjata dilakukan sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Ia menegaskan, setiap ancaman bersenjata yang berpotensi membahayakan warga maupun aparat akan ditangani secara tegas dan profesional. Meski demikian, menurutnya, prioritas utama TNI adalah menciptakan kondisi yang aman sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari, memperoleh pelayanan publik, serta membangun kembali kehidupan sosial dengan tenang.

Riyanto menambahkan, Koops TNI Habema akan terus melanjutkan upaya pengamanan guna menjaga situasi di wilayah Papua tetap kondusif.

Di sisi lain, ia mengajak anggota OPM yang masih berada di kawasan hutan untuk menyerahkan diri dan memilih penyelesaian secara damai.

“Bagi saudara-saudara yang masih berada di hutan, jalan damai tetap terbuka,” ujar Riyanto.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update