Notification

×

Iklan

Semen Padang FC Klarifikasi Sanksi FIFA

Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:11 WIB Last Updated 2026-10-11T11:11:00Z

Skuad Semen Padang FC di sela latihan persiapan menghadapi Liga2 2026/2027. 

Padang, Rakyatterkini.com – Kabar masuknya Semen Padang FC ke dalam FIFA Registration Ban List atau daftar larangan pendaftaran pemain FIFA menjadi perhatian publik sepak bola Sumatera Barat. Menanggapi hal tersebut, manajemen Kabau Sirah memberikan penjelasan resmi terkait penyebab klub masuk dalam daftar sanksi tersebut.

Melalui pernyataan yang disampaikan di situs web dan kanal komunikasi resmi klub pada Sabtu (10/10/2026), manajemen yang dipimpin CEO Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade menyatakan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan tunggakan keuangan dari kepengurusan sebelumnya. Manajemen menegaskan, masalah itu bukan berasal dari kelalaian pengurus saat ini.

Manajemen mengungkapkan, sejak proses pergantian kepengurusan, perhatian utama mereka adalah mempersiapkan tim agar mampu bersaing pada kompetisi musim ini. Namun, di tengah proses transisi tersebut, pengurus baru harus menghadapi sejumlah kewajiban finansial yang belum diselesaikan oleh manajemen terdahulu.

Pada awal masa transisi, manajemen menerima informasi mengenai tunggakan lama yang nilainya mencapai Rp9 miliar. Untuk menjaga kelangsungan operasional serta reputasi klub, manajemen kemudian mengambil langkah cepat dengan mencari dana talangan berdasarkan kesepakatan bahwa dana tersebut akan diganti oleh pemilik klub.

Dalam keterangan resminya, Semen Padang FC memastikan kewajiban yang berkaitan dengan dana talangan tahap pertama tersebut telah diselesaikan sepenuhnya.

Meski demikian, persoalan keuangan klub ternyata belum sepenuhnya berakhir. Pada bulan sebelumnya, manajemen kembali menerima tagihan tambahan senilai Rp4 miliar yang juga berkaitan dengan kewajiban dari periode kepengurusan lama.

Tunggakan inilah yang kemudian dikaitkan dengan masuknya nama Semen Padang FC ke dalam daftar larangan pendaftaran pemain yang dikeluarkan FIFA.

Manajemen juga mengingatkan bahwa nama klub berpotensi kembali tercantum atau mengalami pembaruan status sanksi apabila proses penyelesaian kewajiban tersebut belum tuntas sesuai prosedur administrasi yang berlaku.

Untuk mengatasi persoalan itu, manajemen Semen Padang FC terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan PT Semen Padang sebagai pemilik klub. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat penyelesaian sisa tunggakan sebesar Rp4 miliar sehingga persoalan administratif yang membayangi klub dapat segera dituntaskan.

CEO Semen Padang FC, Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade, turut mengimbau para pendukung Kabau Sirah agar tetap tenang dan tidak terpancing kekhawatiran berlebihan akibat kabar mengenai sanksi FIFA tersebut.

Ia meminta suporter memberikan kepercayaan kepada pemilik dan manajemen klub untuk menangani persoalan keuangan yang berasal dari periode sebelumnya. Sementara itu, tim pelatih dan para pemain diharapkan tetap berkonsentrasi mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

Ammar menegaskan bahwa persoalan administratif tersebut tidak akan mengubah arah dan ambisi tim pada musim ini. Manajemen, menurutnya, tetap berkomitmen mendukung penuh perjuangan skuad Kabau Sirah untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

“Manajemen baru tetap fokus seratus persen mendampingi tim mengejar target utama musim ini, yaitu meraih gelar juara,” demikian penegasan Ammar dalam pernyataan klub.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update