Notification

×

Iklan

Ribuan ASN Gorontalo Demo di Mapolda

Kamis, 15 Oktober 2026 | 01:25 WIB Last Updated 2026-10-14T18:25:00Z

Ribuan ASN dan elemen masyarakat melakukan aksi demonstrasi 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Gorontalo, Rabu (14/10/2026) sore. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Unjuk rasa ini dipicu oleh dugaan kriminalisasi terhadap Adhan Dambea dalam proses penanganan perkara pembongkaran bekas rumah dinas atau rumah jawatan yang diduga termasuk bangunan cagar budaya.

Di hadapan barisan aparat keamanan, massa menyuarakan dua tuntutan kepada Polda Gorontalo. Tuntutan pertama adalah menghentikan proses hukum yang mereka nilai sebagai bentuk kriminalisasi terhadap Wali Kota Gorontalo dalam perkara pembongkaran bekas rumah jawatan tersebut.

Selanjutnya, massa meminta kepolisian mengusut secara menyeluruh dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam perusakan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo. Mereka menyoroti belum adanya penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Salah seorang orator aksi, Amin Mootalu, menyampaikan bahwa penanganan perkara yang menjerat kepala daerah itu dinilai memiliki sejumlah kejanggalan, terutama berkaitan dengan prosedur hukum yang diterapkan.

Sementara itu, Adhan Dambea menyatakan akan terus menggelar aksi apabila Polda Gorontalo tetap melanjutkan penanganan kasus dugaan perusakan bangunan cagar budaya yang menurutnya tidak berjalan sesuai ketentuan hukum.

“Ribuan ASN yang berunjuk rasa ini hadir karena membela saya sebagai Wali Kota yang dikriminalisasi oleh Polda Gorontalo,” kata Adhan saat menyampaikan keterangan di lokasi demonstrasi, Rabu (14/10/2026).

Aksi berlangsung secara terbuka di depan gerbang Mapolda Gorontalo. Sejumlah personel kepolisian disiagakan untuk mengamankan jalannya demonstrasi sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update