Notification

×

Iklan

Rem Blong, Dua Pelajar Tewas dalam Kecelakaan di Pringsewu

Selasa, 13 Oktober 2026 | 02:45 WIB Last Updated 2026-10-12T19:45:00Z

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Pringsewu mengolah TKP kasus kecelakaan beruntun

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Pekon Podosari, tepatnya di sekitar Jembatan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, Lampung. 

Insiden tersebut mengakibatkan dua pelajar sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia, sedangkan seorang remaja lainnya mengalami luka berat.

Kecelakaan diduga dipicu oleh truk Fuso bermuatan pasir yang mengalami gangguan pengereman saat melintasi jalan menurun. Truk tersebut kemudian menabrak empat kendaraan yang berada di depannya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu, Iptu Adi Wibowo, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut pada Senin (12/10/2026).

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima kendaraan di sekitar Jembatan Way Sekampung,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal, kejadian bermula ketika truk Fuso bernomor polisi BE 8412 AUH melaju dari Kecamatan Sukoharjo menuju Kecamatan Pringsewu. Saat melewati jalan menurun di dekat jembatan, truk diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Kendaraan berat itu kemudian menghantam empat kendaraan di depannya, yakni mobil Toyota Innova bernomor polisi BE 1810 UW, Mitsubishi Pajero BE 1459 UC, serta dua sepeda motor, yaitu Yamaha Mio dan Honda PCX bernomor polisi BE 2938 UAJ.

Benturan keras menyebabkan sepeda motor Yamaha Mio yang membawa tiga pelajar terseret hingga puluhan meter dari titik tabrakan.

Dua penumpang Yamaha Mio, Maher Zain (13), warga Pekon Bandung Baru, dan Rayhan Bintang (14), warga Kalirejo, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka berat yang diderita.

Sementara itu, pengendara sepeda motor berinisial M Rayhan (14) mengalami luka parah. Korban bersama sejumlah korban lainnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk Fuso dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian. Polisi kini melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan pengemudi tersebut.

Iptu Adi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pengemudi yang melarikan diri setelah insiden tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan bukti guna memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa dugaan kerusakan pada sistem pengereman truk.

“Pengemudi truk masih kami selidiki karena melarikan diri usai kejadian, dan penyebab pasti kecelakaan termasuk dugaan rem blong masih terus didalami,” kata Adi.

Seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah dievakuasi ke Kantor Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pringsewu. Kendaraan tersebut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update