Notification

×

Iklan

Ratusan Anak TK Padang Ikuti Manasik Haji

Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:29 WIB Last Updated 2026-10-07T00:00:04Z

Dian Puspita Fadly Amran membuka kegiatan Manasik Haji 

Padang, Rakyatterkini.com – Ratusan peserta didik Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kota Padang mengikuti kegiatan simulasi manasik haji dengan penuh semangat, Selasa (6/10/2026). Mengenakan pakaian ihram berwarna putih, anak-anak tersebut mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di kawasan Manasik Haji Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Lubuk Lintah, Kota Padang.

Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anak usia dini untuk mengenal tata cara pelaksanaan ibadah haji sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan kemandirian sejak usia dini.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran. Dengan suasana yang penuh keceriaan, para peserta diajak mempraktikkan sejumlah tahapan ibadah haji, di antaranya wukuf, tawaf dengan mengelilingi replika Kakbah, serta sai.

Dian Puspita mengatakan pengenalan ibadah haji kepada anak-anak perlu dilakukan sejak masa usia emas. Menurutnya, pembelajaran yang diberikan pada periode tersebut berperan besar dalam membentuk karakter dan dapat menjadi pengalaman yang melekat hingga mereka dewasa.

Ia menyebut kegiatan manasik haji merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang memungkinkan anak memahami ajaran agama melalui praktik secara langsung. Selain mengenalkan rukun Islam kelima, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Kakbah sebagai kiblat umat Islam.

"Melalui kegiatan ini, anak-anak juga belajar mengenai nilai tauhid sekaligus melatih kedisiplinan, kesabaran, dan kemandirian," kata Dian Puspita.

Istri Wali Kota Padang sekaligus Ketua TP-PKK Kota Padang itu juga menjelaskan pesan yang terkandung di balik penggunaan pakaian ihram yang seragam. Busana berwarna putih yang dikenakan seluruh peserta menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT.

"Anak-anak juga belajar bahwa di hadapan Allah, tidak ada perbedaan berdasarkan status maupun kedudukan. Semua manusia memiliki kedudukan yang sama," ujarnya.

Kegiatan manasik haji tahun ini mengangkat tema "Kecil dalam Usia, Besar dalam Bercita-cita, Belajar Manasik Haji Tanamkan Kemandirian Sejak Dini." Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari berbagai unsur di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Sejumlah Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari Kecamatan Kuranji, Pauh, serta Bungus Teluk Kabung.

Dian Puspita menilai pendidikan pada masa anak usia dini memiliki peranan strategis dalam membangun kepribadian. Karena itu, proses pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Menurutnya, keterlibatan orang tua, guru, masyarakat, dan pemerintah diperlukan agar pembentukan karakter anak dapat berlangsung secara optimal.

"Sinergi antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk mempersiapkan generasi yang cerdas, memiliki akhlak yang baik, serta percaya diri," tuturnya.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan anak usia dini juga berkaitan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah sebelum anak memasuki sekolah dasar.

"PAUD menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan anak, baik dari segi karakter, kemampuan sosial dan emosional, maupun kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran di jenjang berikutnya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Padang, Desi Susanti, mengajak para orang tua dan pendidik untuk memberikan perhatian yang seimbang terhadap perkembangan anak, termasuk dalam aspek kecerdasan dan spiritual.

Ia berharap kegiatan manasik haji tidak hanya menjadi pengalaman belajar bagi anak, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antara anak dengan orang tua maupun guru.

"Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk membangun kedekatan emosional antara anak, orang tua, dan guru. Berikan pendampingan dengan kasih sayang dan suasana yang menyenangkan," kata Desi.

Pelaksanaan manasik haji bagi anak-anak TK tersebut turut dihadiri Ketua HIMPAUDI Provinsi Sumatra Barat Pun Ardi, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Padang Syafrizal Syair, sejumlah lurah, serta perwakilan berbagai instansi terkait.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update