Notification

×

Iklan

PTPN IV Latih 211 Petani Sawit di Jambi

Selasa, 13 Oktober 2026 | 03:45 WIB Last Updated 2026-10-12T20:45:00Z

PTPN IV Regional IV Fasilitasi Pelatihan Bersama IPB Training

Jakarta, Rakyatterkini.com – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi–Sumbar menggelar pelatihan budi daya kelapa sawit bagi 211 petani yang berasal dari empat kabupaten di Provinsi Jambi. Pelatihan ini mencakup pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM), teknik panen, hingga penanganan pascapanen.

Program yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan IPB Training tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola perkebunan kelapa sawit sesuai dengan praktik budi daya yang baik.

Sebanyak 211 peserta berasal dari Kabupaten Batanghari, Sarolangun, Tebo, dan Merangin. Kegiatan berlangsung selama satu pekan, terhitung sejak Sabtu (10/10/2026), dengan lokasi pembelajaran di Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi teori serta kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung berbagai teknik pengelolaan tanaman dan hasil panen di lapangan.

Manajer Kebun Tanjung Lebar, Delvi, menjelaskan bahwa fasilitasi pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas petani, khususnya dalam merawat tanaman dan mengelola hasil panen.

Ia berharap, melalui pembekalan tersebut, petani mampu menerapkan teknik pemeliharaan yang tepat sehingga tanaman kelapa sawit dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah secara konsisten sepanjang masa produktifnya.

“Alhamdulillah, pelatihan ini diikuti 211 petani kelapa sawit dari empat kabupaten di Provinsi Jambi. Kami bekerja sama dengan IPB Training untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengelola perkebunan kelapa sawit,” ujar Delvi saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, penguasaan teknik budi daya yang benar menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas perkebunan. Petani perlu memahami kebutuhan tanaman pada setiap tahap pertumbuhan agar kegiatan pemeliharaan dapat dilakukan secara efektif.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mempelajari berbagai aspek teknis, mulai dari perawatan tanaman yang belum menghasilkan, pengenalan tingkat kematangan buah, hingga penerapan prosedur panen sesuai ketentuan.

Selain itu, petani dibekali pengetahuan mengenai penanganan pascapanen untuk mempertahankan kualitas tandan buah segar (TBS) sebelum memasuki proses pengolahan.

Metode pembelajaran juga dilengkapi dengan praktik langsung di Kebun Tanjung Lebar. Peserta turut diperkenalkan pada tahapan pengolahan kelapa sawit di PKS Tanjung Lebar hingga menghasilkan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Melalui pembelajaran tersebut, petani diharapkan memahami bahwa kualitas produk kelapa sawit tidak hanya ditentukan oleh pemeliharaan tanaman, tetapi juga dipengaruhi oleh ketepatan waktu panen dan penanganan TBS setelah dipetik.

Pemahaman menyeluruh mengenai proses tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memperbaiki tata kelola perkebunan masing-masing serta meningkatkan kualitas hasil produksi.

Delvi menambahkan, kerja sama dengan IPB Training juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani kelapa sawit di Provinsi Jambi.

Melalui program peningkatan kapasitas ini, PTPN IV Regional IV Jambi–Sumbar berupaya berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan.

Penerapan teknik budi daya yang sesuai standar diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas kebun, menjaga mutu hasil panen, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani kelapa sawit secara berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update