Notification

×

Iklan

Porprov XVI Sumbar Resmi Dibuka Setelah 8 Tahun Vakum

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:46 WIB Last Updated 2026-10-03T17:15:29Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membuka Porprov XVI Sumbar Tahun 2026 

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 di halaman Istana Gubernuran, Jumat (2/10/2026).

Penyelenggaraan Porprov tahun ini menjadi momentum kembalinya pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut setelah sempat terhenti selama delapan tahun. Porprov terakhir digelar di Kabupaten Padang Pariaman pada 2018.

Mahyeldi menyampaikan, pelaksanaan kembali Porprov memiliki arti penting bagi keberlanjutan pembinaan atlet di Sumbar. Menurutnya, kompetisi yang rutin diperlukan untuk menjaga proses pembinaan sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet untuk meningkatkan pengalaman bertanding.

Selama delapan tahun terakhir, penyelenggaraan Porprov mengalami penundaan karena berbagai faktor, mulai dari pandemi Covid-19, bencana alam, hingga sejumlah kendala lainnya.

"Setelah delapan tahun vakum, Alhamdulillah tahun ini Porprov kembali dapat kita laksanakan," kata Mahyeldi.

Ia menjelaskan, Porprov XVI bukan sekadar kompetisi olahraga antarkabupaten dan kota. Ajang tersebut juga menjadi salah satu tahapan bagi Sumbar dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Porprov tahun ini menjadi bagian dari persiapan kita menghadapi sejumlah agenda olahraga nasional, termasuk PON 2028," ujarnya.

Mahyeldi menilai pembinaan atlet harus dilakukan secara konsisten melalui kompetisi yang terjadwal, berjenjang, dan memiliki cakupan yang semakin luas. Karena itu, Pemprov Sumbar terus mendorong terselenggaranya berbagai pertandingan, mulai dari kompetisi antardaerah, olahraga serumpun, hingga event internasional yang melibatkan negara-negara di kawasan Samudera Hindia.

Selain menjadi sarana meningkatkan pengalaman bertanding, perkembangan sektor olahraga juga dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah. Atas dasar itu, Porprov XVI digelar dengan melibatkan 12 kabupaten/kota sebagai lokasi penyelenggaraan sehingga manfaat ekonomi dapat tersebar ke lebih banyak masyarakat dan pelaku UMKM.

"Olahraga juga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah. Dengan pelaksanaan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, aktivitas tersebut tentu memberikan dampak bagi UMKM maupun masyarakat di daerah masing-masing," jelasnya.

Porprov XVI Sumbar 2026 menggunakan konsep tuan rumah bersama. Sebanyak 12 daerah dipercaya menjadi lokasi pertandingan, yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, serta Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Dari total 19 kabupaten dan kota di Sumbar, sebanyak 12 daerah kita libatkan sebagai tuan rumah bersama," ungkap Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, olahraga juga memiliki fungsi penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif. Dengan semakin banyak anak muda terlibat dalam kegiatan olahraga maupun aktivitas positif lainnya, peluang untuk membangun pola hidup sehat sekaligus mengurangi keterlibatan dalam perilaku negatif juga semakin besar.

Sementara itu, Wakil Ketua V KONI Pusat Tursandi Alwi menyebut Porprov menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan atlet di daerah. Ia mengingatkan seluruh peserta agar bertanding secara maksimal dengan tetap mengedepankan sportivitas, menghormati sesama peserta, menaati peraturan, serta menjaga persatuan.

KONI Pusat juga menyampaikan bahwa sejumlah agenda olahraga nasional telah menanti, di antaranya PON Pantai 2026, PON Bela Diri, PON Indoor, PON Remaja, hingga babak kualifikasi PON XXI 2028 NTB-NTT.

Ia berharap Porprov XVI dapat dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan atlet Sumbar sebelum menghadapi persaingan pada berbagai ajang olahraga di tingkat nasional.

Ketua KONI Sumbar Hamdanus turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar, DPRD, pemerintah kabupaten dan kota, kalangan dunia usaha, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Porprov XVI.

Menurut Hamdanus, terselenggaranya ajang tersebut menunjukkan adanya kerja sama dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan seluruh unsur olahraga di Sumbar.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami berharap Porprov dapat berlangsung dengan lancar dari awal hingga selesai," kata Hamdanus.

Ia juga berharap semangat kebersamaan dan sportivitas dalam Porprov dapat menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan olahraga di Sumbar. Selain mencetak atlet berprestasi, ajang tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta menjadi bagian dari persiapan menghadapi kompetisi nasional dan internasional.

Sebelumnya, Ketua Panitia Besar Porprov XVI Editiawarman melaporkan, berdasarkan pendataan melalui aplikasi Satu Data KONI Sumbar, terdapat 11.102 atlet dan 2.124 pelatih yang tercatat di Sumbar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.794 atlet telah terdaftar untuk berpartisipasi dalam Porprov XVI tahun ini.

"Belum seluruh atlet bisa ambil bagian karena berbagai alasan. Mudah-mudahan pada pelaksanaan berikutnya mereka memiliki kesempatan untuk ikut serta," harap Editiawarman.

Ia menambahkan, para atlet yang telah terdaftar akan berkompetisi pada 53 cabang olahraga dengan total 1.049 nomor pertandingan. Seluruh pertandingan tersebut digelar di 54 venue yang tersebar pada 12 kabupaten/kota di Sumbar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update