Padang, Rakyatterkini.com – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 di Kota Padang memberikan dampak positif tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hingga Sabtu (10/10/2026), ajang yang mempertandingkan 24 cabang olahraga tersebut turut mendorong peningkatan penjualan berbagai produk usaha lokal. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, serta penonton dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat menjadi peluang besar bagi para pedagang untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.
Sejumlah produk yang ditawarkan pelaku UMKM, seperti makanan khas daerah, aneka minuman, pakaian, hingga kerajinan tangan, mendapat sambutan positif dari pengunjung. Aktivitas perdagangan di sekitar lokasi pertandingan pun semakin ramai selama berlangsungnya kejuaraan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Teddy Antonius, mengatakan pemerintah kota telah melakukan penataan terhadap pedagang di sejumlah arena pertandingan. Langkah tersebut bertujuan menciptakan suasana berjualan yang tertib sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Menurut Teddy, pemerintah juga menyediakan fasilitas berupa tenda bagi pelaku usaha di lokasi pertandingan yang belum memiliki tempat berjualan memadai. Sebanyak 32 pelaku UMKM difasilitasi untuk menempati enam titik strategis di sekitar arena utama.
“Penataan pedagang dilakukan agar kegiatan jual beli berlangsung tertib dan terorganisasi. Kami juga membantu menyediakan tenda di lokasi yang belum memiliki fasilitas berjualan, dengan melibatkan 32 pelaku UMKM di enam titik pertandingan utama,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, keterlibatan ratusan pedagang yang tersebar di berbagai arena olahraga mulai menunjukkan hasil positif. Para pelaku usaha merasakan peningkatan omzet sejak pertandingan Porprov dimulai.
Ramainya pengunjung menjadi faktor yang mendukung perputaran ekonomi di tingkat masyarakat. Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi UMKM untuk memasarkan produk secara langsung kepada konsumen dari berbagai daerah.
Teddy menilai, manfaat Porprov Sumbar 2026 tidak sebatas peningkatan pendapatan selama kegiatan berlangsung. Ajang olahraga tingkat provinsi ini juga menjadi sarana promosi bagi produk lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat di luar Kota Padang.
Selain memperluas jangkauan pemasaran, para pelaku UMKM berkesempatan membangun relasi usaha baru dan meningkatkan kemampuan dalam melayani konsumen dengan beragam kebutuhan.
“Porprov Sumbar 2026 menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung dari luar daerah, memperluas jaringan usaha, serta menambah pengalaman dalam memberikan pelayanan kepada konsumen,” tutur Teddy.
Pemerintah Kota Padang berharap dampak ekonomi dari penyelenggaraan Porprov dapat terus dirasakan setelah kejuaraan berakhir. Kolaborasi antara penyelenggaraan olahraga dan pemberdayaan UMKM diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha lokal secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Porprov Sumbar 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi atlet untuk meraih prestasi, tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.(da*)


