Notification

×

Iklan

Dua Pelajar Tewas Kecelakaan Saat Dikejar Kelompok Bersenjata Tajam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 01:45 WIB Last Updated 2026-10-10T18:45:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Dua pelajar meninggal dunia dalam kecelakaan sepeda motor di Jalan Sutera Utama, Tangerang Selatan, pada Jumat (9/10/2026). 

Kecelakaan tersebut diduga terjadi ketika keduanya berusaha melarikan diri dari kejaran sekelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, menyampaikan bahwa insiden itu bermula saat dua kelompok pelajar bertemu secara tidak sengaja di sekitar SPBU Alam Sutera.

“Insiden tersebut terjadi saat sekelompok pelajar diduga menghindar dari kelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam,” kata Boy, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Boy, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sekelompok pelajar yang baru selesai mendukung tim futsal SMPN di Tangerang melintas menggunakan sepeda motor.

Di waktu yang hampir bersamaan, rombongan pelajar dari salah satu sekolah swasta di Kota Tangerang datang dari arah Graha Raya. Situasi kemudian memanas setelah kelompok tersebut diketahui membawa senjata tajam.

Merasa terancam, kelompok pelajar lainnya berusaha menjauh dengan mengendarai sepeda motor menuju Sport Center Alam Sutera. Namun, mereka diduga terus dibuntuti hingga ke kawasan Polsubsektor Alam Sutera.

“ Mereka diduga dikejar hingga ke arah Polsubsektor Alam Sutera,” ujar Boy.

Ketika melintasi Jalan Sutera Utama, tepatnya di seberang pintu masuk sebuah sekolah swasta di kawasan Serpong, dua pelajar yang berboncengan mengalami kecelakaan. Sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pembatas jalan hingga keduanya terjatuh.

Nahas, kedua pelajar tersebut kemudian menghantam tiang listrik yang berada di tepi jalan. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, satu pelajar lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan berlindung di pos keamanan Alam Sutera.

Setelah menerima laporan kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan mendata para korban. Petugas juga berkoordinasi dengan Tim Identifikasi (Inafis) Polres Tangerang Selatan serta ambulans RSUD Kabupaten Tangerang.

“Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi (Inafis) Polres Tangerang Selatan dan ambulans RSUD Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah mengamankan tiga pelajar. Hingga kini, penyidik masih mendalami dugaan pengejaran antarkelompok pelajar serta keterlibatan mereka dalam kepemilikan senjata tajam.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update