Jakarta, Rakyatterkini.com – Polisi mengamankan tujuh anggota geng motor yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap sejumlah pemuda di Jalan Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ketujuh orang tersebut masih berusia di bawah umur.
Dalam aksinya, kelompok tersebut diduga menggunakan busur panah dan senjata tajam. Peristiwa penyerangan bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di salah satu toko kelontong di sekitar lokasi.
Rekaman tersebut menunjukkan sejumlah anggota geng motor menyerang pemuda yang berada di lokasi. Mereka juga diduga merusak beberapa lemari etalase milik warga.
Video penyerangan kemudian menyebar di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat. Menindaklanjuti laporan yang diterima, polisi melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Tim URC Satreskrim Polresta Gowa kemudian berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Saat penangkapan berlangsung, orang tua salah satu pelaku sempat menangis dan memohon agar anaknya tidak dibawa ke kantor polisi.
Penyidik selanjutnya melakukan pengembangan untuk mencari senjata yang diduga digunakan saat penyerangan. Hasilnya, polisi menemukan satu bilah senjata tajam jenis samurai, tiga busur panah, serta alat pelontarnya yang disembunyikan di area semak-semak.
Kanit Pidum Satreskrim Polresta Gowa Ipda Aditya Pamungkas mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga ikut terlibat.
“Sebanyak tujuh orang kami amankan dan masing-masing telah mengakui perbuatannya. Untuk motifnya masih dalam proses pendalaman,” kata Aditya.
Penyerangan tersebut tidak menyebabkan korban luka maupun korban jiwa. Meski demikian, sejumlah etalase milik warga mengalami kerusakan akibat kejadian itu.
Saat ini, ketujuh pelaku telah diamankan di Satreskrim Polresta Gowa untuk menjalani proses lebih lanjut. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain.(da*)


