Notification

×

Iklan

Polisi Amankan Remaja Terduga Tawuran di Solok

Senin, 12 Oktober 2026 | 16:45 WIB Last Updated 2026-10-12T09:45:00Z

Polisi Amankan Seorang Remaja Diduga Terlibat Tawuran 

Solok, Rakyatterkini.com – Seorang remaja berinisial AFR (17) diamankan polisi karena diduga memiliki keterkaitan dengan aksi tawuran yang terjadi di kawasan Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah videonya tersebar di media sosial.

AFR diamankan oleh tim gabungan Resmob Macan Aro dan Tim Spider Satreskrim Polres Solok pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Penangkapan berlangsung di Jorong Kajai, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung.

Kasat Reskrim Polres Solok, IPTU Albeth Solomo Sinulaki, menjelaskan bahwa langkah kepolisian tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan aksi tawuran di wilayah Salayo.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan guna mengetahui pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan senjata tajam di sekitar kawasan GOR Batu Batupang yang diduga memiliki kaitan dengan peristiwa tawuran tersebut.

“Kami menemukan senjata tajam di sekitar kawasan GOR Batu Batupang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujarnya.

Setelah diamankan, AFR bersama barang bukti dibawa ke Markas Komando Polres Solok untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelum penangkapan dilakukan, informasi mengenai kejadian itu juga beredar melalui unggahan seorang pengguna Facebook. Dalam unggahan tersebut, tawuran disebut terjadi di kawasan Buah Jao, Simpang By Pass, Salayo, Kabupaten Solok, pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 hingga 04.30 WIB.

Sejumlah warganet turut menyampaikan keluhan terkait dugaan kejadian serupa yang disebut berulang kali terjadi pada malam Minggu. Meski demikian, informasi tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik dugaan tawuran tersebut, termasuk informasi mengenai kemungkinan penggunaan senjata api serta peran remaja yang telah diamankan. Belum ada kesimpulan resmi terkait hal-hal tersebut.

“Kami masih mendalami perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Albeth.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat kepolisian.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update